Ilustrasi Jakarta. Dok. MI
Ilustrasi Jakarta. Dok. MI

Berita Populer Nasional, PSBB Transisi Diperpanjang Hingga Kasus Sengketa Tanah

Nasional sengketa tanah Virus Korona Kartun Nabi Muhammad Emmanuel Macron Rangkuman Nasional PSBB
Achmad Zulfikar Fazli • 09 November 2020 07:34
Jakata: Perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta menarik perhatian pembaca di kanal Nasional Medcom.id, Minggu, 8 November 2020. Masa PSBB transisi diperpanjang selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 9-22 November 2020.
 
Kasus sengketa tanah di wilayah Cakung, Jakarta Timur, tak kalah populer di kanal Nasional Medcom.id. Banyak pembaca Medcom.id yang menengok kasus yang disebut penuh rekayasa itu.
 
Di samping itu, polemik pernyataan Presiden Emmanuel Macron terkait Islam pun masih dicari pembaca Medcom.id. Indonesia dinilai mempunyai kekuatan untuk 'menakuti' pemerintah Prancis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut berita terpopuler di kanal Nasional Medcom.id:

1. PSBB Transisi DKI Diperpanjang Sampai 22 November

Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa PSBB transisi. Masa PSBB transisi diperpanjang selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 9-22 November 2020.
 
"Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus covid-19, kami memutuskan untuk perpanjangan PSBB transisi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat keterangan tertulis, Minggu, 8 November 2020.
 
Perpanjangan PSBB masa transisi ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1100 Tahun 2020. Anies menyebut kondisi wabah covid-19 di Ibu Kota lebih terkendali sejak penerapan PSBB transisi kedua.
 
Pernyataan itu didasari data epidemiologis yang menunjukkan kondisi penularan covid-19 mengalami pelambatan. Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan signifikan dari kasus aktif sebesar 55,5 persen atau 12.481 kasus selama 14 hari terakhir hingga 24 Oktober 2020.
 
Selengkapnya baca di sini

2. Haris Azhar Sebut Sengketa Tanah di Cakung Rekayasa

Kasus sengketa tanah di wilayah Cakung, Jakarta Timur, yang melibatkan Benny Tabalujan dan Abdul Halim dinilai penuh rekayasa. Sebab, Benny selaku pemilik sah tanah justru digambarkan sebagai pihak yang salah.
 
"Menurut saya ini adalah rekayasa," ujar aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar, di Jakarta, Minggu, 8 Oktober 2020.
 
Rekayasa dapat dilihat dari sikap pihak Abdul Halim yang memaksakan kasus ini masuk ke ranah pidana dengan tuduhan pemalsuan surat mekanisme internal di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
 
"Dibilang itu palsu. Kan yang bisa bilang itu palsu atau bukan ya BPN. Kalau itu bagian dari prosedurnya BPN ya berarti bukan palsu. BPN sendiri juga tidak pernah bilang itu palsu," ujar dia.
 
Selengkapnya baca di sini

3. Indonesia Disebut Memegang Kartu AS Prancis

Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan menyebut pemerintah Indonesia mempunya taji 'menakuti' pemerintah Prancis. Hal ini buntut pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait Islam.
 
Indonesia merupakan salah satu importir terbesar teknologi kedokteran dan suku cadang pesawat terbang. "Nah bisa saja Menteri Perdagangan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Luar Negeri, 'Eh ni kalau Prancis galak gini, terus ni kita ambil teknologi dari Belanda atau Jepang'," ujar Farhan dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id, bertajuk MUI Boikot Prancis, Siapa Menangis, Minggu, 8 November 2020.
 
Namun, dia menilai pemerintah Indonesia belum berencana menerapkan strategi tersebut. Politikus NasDem ini menyakini pemerintah tengah mengamati perkembangan kasus yang dinilai melukai perasaan umat Islam.
 
"(Pemerintah) menunggu dulu dong, ini kan kartu AS," tutur dia.
 
Selengkapnya baca di sini
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif