Ilustrasi. Foto: metro tv
Ilustrasi. Foto: metro tv

Kapan Waktu Membayar Zakat Fitrah? Simak Penjelasan dan Dalilnya

Fatha Annisa • 05 Maret 2026 16:37
Ringkasnya gini..
  • Zakat Fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan menjadi salah satu amalan penting di bulan Ramadan.
  • Zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap muslim sebelum salat Idulfitri.
  • Waktu paling utama untuk menunaikannya adalah sejak terbenam matahari pada akhir Ramadan hingga sebelum salat Id.
Jakarta: Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan menjadi salah satu amalan penting di bulan Ramadan. Ibadah ini sekaligus untuk dapat membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya Idulfitri.
 
Meski kewajibannya sudah jelas, masih banyak umat Islam yang bertanya: kapan waktu terbaik membayar zakat fitrah? Para ulama menjelaskan bahwa zakat fitrah memiliki beberapa kategori waktu, mulai dari yang paling utama hingga yang makruh.
 
Penjelasan ini juga didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW dan pendapat para ulama. Sementara itu, kewajiban zakat fitrah disebutkan dalam hadis, Ibnu Umar RA berkata:
 
رَضَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى ، وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَة
 
“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha' kurma atau satu sha' gandum bagi setiap Muslim, baik budak maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar.  Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
 
Hadis ini menegaskan bahwa zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu sebelum datangnya hari raya Idulfitri.
 
Baca juga: Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat Fitrah? Inilah 8 Golongan Menurut Al-Qur'an
 

Waktu Membayar Zakat Fitrah Menurut Ulama

Para ulama membagi waktu pembayaran zakat fitrah menjadi beberapa kategori.
 
1. Waktu Wajib
Waktu wajib zakat fitrah dimulai sejak terbenamnya matahari pada malam Idulfitri (akhir Ramadan). Artinya, seseorang yang masih hidup pada saat matahari terbenam di akhir Ramadan sudah wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan orang yang menjadi tanggungannya.
 
2. Waktu Utama (Afdhal)
Waktu yang paling utama untuk membayar zakat fitrah adalah sebelum salat Idulfitri dilaksanakan. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW:
 
“Barang siapa menunaikan zakat fitrah sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
 
Karena itu, banyak umat Islam memilih membayar zakat fitrah pada malam takbiran atau pagi hari sebelum berangkat salat Id.
 
Baca juga: Tata Cara Menunaikan Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga

 
3. Waktu Boleh (Mubah)
Menurut sebagian ulama, zakat fitrah boleh dibayarkan sejak awal Ramadan. Pendapat ini bertujuan memudahkan distribusi zakat kepada fakir miskin agar bisa dipersiapkan sebelum hari raya tiba.
 
Oleh sebab itu, lembaga amil zakat biasanya sudah membuka pembayaran zakat fitrah sejak awal atau pertengahan Ramadan.
 
4. Waktu Makruh
Membayar zakat fitrah setelah salat Idulfitri tetapi masih di hari yang sama hukumnya makruh. Sebab tujuan utama zakat fitrah adalah membantu fakir miskin agar mereka juga bisa merayakan hari raya dengan layak.
 
5. Waktu Haram (Terlambat)
Jika zakat fitrah dibayarkan setelah hari raya Idulfitri berlalu, maka hukumnya berdosa karena melewati waktu yang ditentukan. Meski demikian, zakat tetap wajib dibayarkan sebagai qadha, tetapi nilainya dianggap sebagai sedekah biasa, bukan lagi zakat fitrah.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>