PT Taman Impian Jaya Ancol menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat, 9 Maret 2018 (Foto:Pelangi Karismakristi)
PT Taman Impian Jaya Ancol menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat, 9 Maret 2018 (Foto:Pelangi Karismakristi)

Bangun Akuarium Raksasa, Ancol Gandeng Kabupaten Berau

Nasional Taman Impian Jaya Ancol
Pelangi Karismakristi • 10 Maret 2018 15:58
Jakarta: PT Taman Impian Jaya Ancol menandatangani nota kesepahaman (Mou) dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Tujuannya untuk meningkatkan informasi dan edukasi terkait kekayaan dan keanekaragaman hayati Indonesia.
 
Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol C Paul Tehusijarana mengatakan, dalam kerja sama ini juga akan dilakukan pengelolaan potensi sumber daya alam daerah Kabupaten Berau. Khususnya wawasan seputar biota yang ada di sana, serta penyelamatan terhadap biota yang terancam.
 
"Ini hal pertama yang dilakukan Ancol bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kita tahu Kabupaten Berau punya potensi keanekaragaman biota yang luar biasa, jadi kami harapkan bisa saling melengkapi dalam edukasi konservasi kekayaan biota laut dan meningkatkan wisata di sana," kata Paul, ditemui di Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 9 Maret 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ancol sebagai destinasi wisata terbesar di Jakarta konsisten memberikan pelayanan wisata bernilai edukasi, menghibur, dan membangun karakter. Begitu pula dengan konsep konservasi yang sudah lama dilakukan di Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudera, dan Faunaland Ancol.
 
"Maka dari itu Ancol merasa perlu bekerja sama dengan berbagai pihak. Bersama Kabupaten Berau kami fokus pada konservasi ekosistem dan penyelamatan biota laut. Semoga kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak," ucap Paul.
 
Rencananya, PT Taman Impian Jaya Ancol membangun akuarium raksasa guna melengkapi wahana yang sudah ada. Akan ada beberapa biota dari Berau untuk mengisinya, seperti ubur-ubur yang tidak menyengat, dan ikan pari.
 
Bangun Akuarium Raksasa, Ancol Gandeng Kabupaten Berau
(Foto:Pelangi Karismakristi)
 
"Tapi sekarang ini sedang kita matangkan. Kita lakukan perjanjian kerja sama dulu sekarang, sudah ada MoU, detail formatnya akan dibicarakan lebih lanjut. Target kami akan selesaikan konsepnya satu tahun dan dilanjutkan pembangunan," ucapnya.
 
Ditemui pada saat yang sama, Bupati Berau, Muharram berharap kerja sama ini bisa menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Kabupaten Berau sendiri dia berharap bisa menjadi wahana promosi potensi wisata di Berau, sebab ia berkaca dari banyaknya pengunjung Ancol yang bisa mencapai jutaan orang per tahun.
 
"Nanti rencananya akan dibuat akuarium terbesar itu, nanti ada biota dari kami juga. Jadi minuatur biota Berau. Nah, kalau pengunjung penasaran dengan aslinya bisa berkunjung langsung ke Berau," kata Muharram.
 
Bangun Akuarium Raksasa, Ancol Gandeng Kabupaten Berau
(Foto:Pelangi Karismakristi)
 
Setelah kesepahaman ini dibahas lebih detail, baru akan ditindaklanjuti biota apa saja yang bisa dikonservasi. "Saya kira potensi laut kami itu luar biasa, jadi nanti mana saja yang akan disepakati, karena saya pikir Seaworld itu kan butuh banyak sekali (biota)," ucap Muharram, di hadapan pewarta.
 
Muharram juga ingin masyarakat memahami bahwa membawa biota ke Ancol ini adalah bagian dari konservasi dan akan ada izin resmi dari pihak terkait.
 
"Ini bagian dari konservasi, membawa ke sini (Jakarta) juga kami nanti izin ke BKSDA. Karena Ancol juga kan perusahaan yang diberikan hak untuk penangkaran," kata dia.

 

(ROS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif