Mobil Porsche yang disita sementara/Medcom.id/Kautsar.
Mobil Porsche yang disita sementara/Medcom.id/Kautsar.

Ternyata Ini Sosok Pengemudi Porsche yang Nekat Terobos Jalur Transjakarta

Nasional polri lalu lintas transjakarta Pelanggaran Lalu Lintas porsche
Muhammad Syahrul Ramadhan • 26 April 2021 16:34
Jakarta: Polisi telah mengamankan pengemudi sedan Porsche putih yang menerobos jalur TransJakarta di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan. Pengemudi diperiksa Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
 
Polisi menyebut pengemudi yang diketahui juga menyuruh bus TransJakarta mundur ini, ternyata wanita muda berinisial AS, 27 tahun. Sebelumnya, banyak yang menduga orang di balik setir itu adalah emak-emak.
 
“Pengendaranya perempuan berinisial AS. Profesinya mahasiswa. Usianya 27, kelahiran tahun 1994," jelas Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo .

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menyebut, bahwa pengemudi bukan pemilik mobil mewah pabrikan Jerman itu.
 
"Nah akhirnya setelah dilakukan pendalaman, diketahui yang mengendarai kendaraan itu pada saat kejadian adalah anak dari pemilik mobil, yaitu perempuan berinisial AS, kepada AS melakukan penindakan tilang," terangnya.
 
Yuga mengaku sempat kesulitan menelusuri pemilik sedan Porsche berjenis Boxster itu. Pasalnya, video yang viral tidak memperlihatkan pelat nomor polisi kendaraan mewah pabrikan Jerman itu.
 
"Akhirnya saya bentuk dua tim. Satu tim menelusuri data di tempat kejadian perkara (TKP), satu tim menelusuri data yang ada di kami (Ditlantas)," ujar Sambodo.
 
Ia menjelaskan petugas melakukan pemeriksaan dengan menggunakan kamera tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE) dan berhasil menemukan Porsche Boxster dengan plat nomor B 2204 MA.
 
"Kemudian penyidik pada hari Sabtu, kemudian mendatangi rumah pemilik dan melakukan penyitaan terhadap kendaraan tersebut, dan menyimpan barang bukti di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Pancoran," tambahnya.
 
AS dijerat Pasal 287 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan dengan pidana penjara paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.
 
"Kepada AS, kami melakukan penindakan tilang. Kemudian, yang bersangkutan kami minta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," jelas Sambodo.
 
(ACF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif