Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Populer Nasional, 10 Ribu Kasus Aktif di DKI Hingga Pelat Kendaraan Khusus Legislator Tak Kebal Tilang

Juven Martua Sitompul • 25 Mei 2021 07:03
Jakarta: Kasus aktif covid-19 di Jakarta meningkat mencapai 10.615. Tercatat ada penambahan 483 kasus aktif per hari ini.
 
Ibu Kota terakhir kali mengalami kasus aktif lebih dari 10 ribu pada 28 Februari 2021, totalnya mencapai 10.365. Sejak itu, kasus aktif di Jakarta terus turun hingga di bawah 7 ribu. Peningkatan kasus aktif ini patut diwaspadai.
 
"Mengingat, vaksinasi covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dalam keterangan resminya, Senin, 24 Mei 2021.
 
Baca: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Tembus 10 Ribu

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.197 spesimen. Dari jumlah tes itu, sebanyak 8.361 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 819 positif dan 7.542 negatif.
 
Selain itu, dilakukan tes antigen sebanyak 10.910 orang dengan hasil 126 positif dan 10.784 negatif. "Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 367.478. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 56.247," kata dia.
 
Artikel angka covid-19 di DKI paling disorot pembaca di Kanal Nasional Medcom.id. Selain itu, pembaca tertarik dengan vonis pembobol Bank Negara Indonesia (BNI) 46 cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif, Maria Pauline Lumowa.
 
Maria divonis 18 tahun penjara. Hukuman itu lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa, yakni 20 tahun penjara.
 
"Menjatuhkan hukuman pidana dengan pidana penjara selama 18 tahun dan denda Rp800 juta," kata Hakim Ketua Saifudin Zuhri di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin, 24 Mei 2021.
 
Baca: Pembobol BNI Maria Pauline Divonis 18 Tahun Penjara
 
Denda itu wajib dibayar sebulan setelah putusan diterima Maria. Jika tidak, hukuman penjaranya akan ditambah selama empat bulan.
 
Hakim juga menjatuhkan hukuman pidana pengganti sebesar Rp185,82 miliar. Jaksa diperbolehkan merampas harta benda Maria jika uang pengganti itu tidak dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan diterima.
 
Berita lain yang populer, yakni pelat khusus anggota DPR. Kendaraan anggota DPR mendapat fasilitas tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan khusus.
 
Fasilitas itu diklaim tak memberi hak lebih bagi kendaraan legislator di jalanan. "Ini sebetulnya tidak memberikan keistimewaan apapun," ujar anggota Komisi III Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.
 
Baca: Pelat Khusus Anggota DPR Tak Bikin Legislator Kebal Tilang
 
Arsul mengatakan kendaraan pengguna pelat khusus DPR tidak kebal ditilang. Pengguna tetap ditilang bila melanggar lalu lintas.
 
"Misalnya dengan pelat itu masuk ke jalur bus TransJakarta. (Itu) melanggar lalu lintas," ujar Arsul.
 
Informasi terkait covid-19 hingga kelanjutan pelat khusus untuk legislator akan terus diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan berita terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif