ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Belasan Warga Maluku Jadi Korban Penembakan Polisi, Ini Kronologinya

Siti Yona Hukmana • 08 Desember 2021 15:42

 
"Bahwa apabila kalau polisi datang kita akan hadang dan informasi juga bahwa di situ ada ada senjata-senjata rakitan. Sehingga, kemarin yang diturun itu anggota kekuatan penuh dipimpin oleh Kapolres (Maluku Tengah AKBP Rosita Umasugi)," ucap Roem. 
 
Upaya penjemputan itu dilakukan sekitar pukul 06.00 WIT sebelum terduga pelaku melakukan aktivitas. Saat dilakukan penangkapan, ada masyarakat mengetuk tiang listrik. Sehingga, masyarakat lainnya mengetahui dan melakukan penghadangan terhadap aparat kepolisian. 

"Tidak boleh membawa terduga pelaku lima orang yang sudah diamankan, terjadi penyerangan dengan batu, terjadi pelemparan bahkan ada upaya untuk merebut senjata aparat kepolisian. Sehingga kemudian diperintahkan untuk dibubarkan lah massa ini dengan menggunakan gas air mata dan tembakan-tembakan di atas dengan peluru hampa dan peluru karet," ujar Roem. 
 
Akibatnya, jatuh korban luka-luka baik-baik dari masyarakat maupun anggota Polri. Ada yang terserempet peluru karet, dan pecahan gas air mata. Namun, Roem tak menyebut jumlah korban luka dari warga setempat. Sedangkan, anggota Polri yang luka ada tujuh orang. 
 
"Ada yang luka memar, ada yang luka tergores, karena ada yang dipukul dengan batu, ada yang dipukul dengan benda tumpul, ada yang dipukul dengan tangan," beber Roem.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan