Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Investigasi Hepatitis Akut Berlanjut, Masyarakat Diminta Waspada

Nasional Rumah Sakit kemenkes protokol kesehatan Sumatra Selatan Hepatitis Akut
MetroTV • 12 Mei 2022 13:58
Jakarta: Kementerian Kesehatan masih menginvestigasi penyebab hepatitis akut. Di saat bersamaan, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan
 
"Selama masa investigasi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Sejauh ini, Kemenkes melihat kasus hepatitis akut tidak berpeluang menjadi pandemi. Perkembangan kasus cukup lambat. Sejauh ini baru enam negara yang melaporkan ada lebih dari enam pasien.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kemenkes bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Amerika, dan Inggris berupaya mencari penyebab hepatitis akut. Dia menyebut kemungkinan hepatitis akut karena Adenovirus strain 41. Namun, dugaan itu masih harus didukung penelitian.
 
Baca: Ini Cara Penanganan Siswa dengan Gejala Hepatitis Akut Saat PTM
 
Kemenkes masih menginvestigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit ini.
 

Dugaan awal

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Hanifah Oswari mengatakan dugaan awal penyebab hepatitis akut antara lain Adenovirus, SARS CoV-2, dan virus ABV. Virus tersebut menyerang saluran cerna dan saluran pernafasan.
 
Untuk mencegah risiko infeksi, Hanifah menyarankan agar orang tua meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan tindakan pencegahan. Langkah awal yang bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
 
Baca: Hepatitis Akut Merebak, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Panik
 
"Jaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang, tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain serta menghindari kontak anak-anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak kita tetap sehat,” kata Hanifah dikutip dari situs Kemenkes.
 

Seluruh RS siaga

Sementara itu, Pemerintah Sumatra Selatan menyiapkan seluruh rumah sakit untuk mengantisipasi penularan hepatitis akut pada anak. Tindakan antisipasi ini dilakukan untuk menjamin kesiapsiagaan seluruh fasilitas kesehatan di seluruh Sumatra Selatan.
 
Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatra Selatan, Ferry Yanuar, mengatakan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dilakukan sesuai instruksi Kemenkes.
 
Hingga saat ini, belum terkonfirmasi kasus hepatitis akut di Sumatra Selatan. Feri juga menjelaskan semua tenaga kesehatan wajib menyosialisasikan gejala penyakit secara medis.
 
Baca: KPAI: Hepatitis Akut Mengintai, PTM Perlu Evaluasi
 
"Sampai saat ini masih belum ada yang dilaporkan. Kita menyosialisasikan ke masyarakat untuk pencegahan,” ujar Ferry Yanuar dalam tayangan Headline News di Metro TV, Kamis, 12 Mei 2022
 
Ia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan. (Alifiah Nurul Rahmania)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif