Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil. Medcom.id/Roni Kurniawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil. Medcom.id/Roni Kurniawan

Hepatitis Akut Merebak, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Panik

Nasional ridwan kamil penyakit aneh penyakit menular Jawa Barat Hepatitis Akut
Roni Kurniawan • 12 Mei 2022 12:20
Bandung: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengimbau masyarakat tidak panik dengan merebaknya hepatitis akut meski belum ditemukan di Jawa Barat. Masyarakat pun diminta untuk disiplin menerapkan pola hidup bersih agar terhindar dari hepatitis akut.
 
"Masyarakat diimbau yang pertama jangan panik. Seperti biasa kita sudah mengalami jatuh bangun dari pandemi Covid-19. Jaga kebersihan dari mulai diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Tenang saja, negara sudah siap untuk mengatasi jika ada (kasus)," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Diakui gubernur yang akrab disapa Emil ini, pihaknya membentuk tim ahli dari kesehatan untuk mempersiapkan skenario apabila hepatitis akut sudah terbukti mengonfirmasi warga Jawa Barat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Jawa Barat tim ahli sudah dibentuk bersama RSHS. Laboratorium disiapkan untuk mengecek apakah ini kategori hepatitis akut dan lain sebagainya. Saya cek sudah siap, bahkan teknologi molekuler terbaru sudah dimiliki," bebernya.
 
Baca: Antisipasi Hepatitis Akut, Layanan Kesehatan di Surabaya Diperketat
 
Pemprov Jabar pun telah menyiapkan ruangan-ruangan di RSHS apabila ada yang suspek hepatitis akut. Pasalnya penyakit ini menyasar bayi hingga remaja umur 16 tahun. 
 
"Ruangan sudah disiapkan, jaga-jaga kalau ada di Jawa Barat. Dari catatan memang (hepatitis akut) terjadinya di usia bayi sampai 16 tahun. Namun kita belum mengetahui alasan sasaran  di usia tersebut, tapi statisik menunjukkan itu," sahutnya.
 
Sementara itu, Emil mewanti-wanti masyarakat untuk tidak lengah menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penularan hepatitis akut. Penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker serta menghindari kerumunan sama halnya dalam pencegahan covid-19.
 
"Kalau penularan lewat pernapasan pakai masker, jaga jarak, kurangi kerumunan, dan jangan saling tukar alat makan. Kalau ada keluarga yang sakit jangan terlalu banyak berinteraksi," ungkapnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif