Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.

Menteri Yohana Didukung Kemenag Revisi Usia Minimal Pernikahan

Nasional uu perkawinan
Dheri Agriesta • 27 Desember 2018 01:07
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise telah bertemu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Pertemuan itu membahas usia minimal pernikahan. 

"Kementerian Agama (Kemenag) mendukung kami, pertama kali ngomong dari beberapa tahun lalu," kata Yohana di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018. 

Yohana menghargai putusan MK terkait gugatan usia minimal perkawinan ini. Ia menilai MK telah memberikan kado indah di Hari Ibu kepada anak-anak Indonesia. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca juga: Menteri Yohana Dorong Revisi UU Pernikahan Putusan ini juga membuat Kementerian PPPA bersemangat mewujudkan keinginan memperbaiki usia minimal pernikahan anak. Yohana mengaku mendapatkan dukungan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai putusan itu keluar. 

"Presiden juga mendukung, dan ada lampu hijau dari MK. Berarti kami tinggal tindak lanjuti," kata Yohana. 

Kementerian PPPA juga mulai menyosialisasikan wacana revisi usia minimal perkawinan ini. Beragam sosialisasi dilakukan agar rencana ini diterima masyarakat. 

Baca juga: Menteri Yohana Ingin Usia Minimal Pernikahan 20 Tahun

Beberapa kabupaten, kata dia, bahkan telah menerapkan peraturan daerah yang mencegah usia perkawinan anak. Daerah ini bakal dijadikan model percontohan buat daerah lain. 

"Pemerintah dan seluruh masyarakat, kita mengedukasi masyarakat yang masih belum menerima keadaan seperti ini," pungkas Yohana. 


(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi