Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

MUI Soroti 6 Program Tayangan Ramadan di Televisi

Nasional siaran televisi MUI ramadan siaran langsung Ramadan 2022
Medcom • 01 Mei 2022 11:44
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali merilis hasil pemantauan program tayangan Ramadan di televisi. Untuk tahap kedua, berlangsung selama periode 13-23 April. Masih seperti periode pertama, terdapat 19 siaran televisi yang menjadi objek pemantauan pada Ramadan 2022 ini.
 
Ketua Komisi Infokom MUI, KH Mabroer mengatakan, di antara yang menjadi perhatian dari pantauan pada periode tahap kedua ini adalah, konsistensi dan komitmen lembaga penyiaran untuk memperbaiki sejumlah temuan yang mempunyai indikasi pelanggaran yang menjadi catatan pada tahap pertama pada 3-12 April. Menurut Mabroer, hasil pantauan selama 10 hari tersebut masih menemukan indikasi pelanggaran dengan muatan yang sama yakni bodyshaming, indikasi sensualitas, dan kekerasan verbal. 
 
"Indikasi pelanggaran terdapat pada program reality show dan komedi yang disiarkan secara langsung," kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu, 1 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mabroer menyampaikan sejumlah rekomendasi. Pertama, meminta KPI memberikan sanksi tegas kepada stasiun TV yang masih memunculkan indikasi pelanggaran sesuai dengan bobot kesalahan yang dilakukan.
 
Terkait dengan lembaga penyiaran (LP), Mabroer juga menyampaikan sejumlah rekomendasi. Antara lain program Ramadan seperti komedi, reality show, dan variety show yang kerap kali menggunakan cara berkomunikasi dan aksi spontan (impromptu) sebaiknya tidak bersifat tayangan langsung (live). 
 
"Direkomendasikan untuk menjadi program recording dengan kontrol kualitas sebelum tayang," ujar dia. 
 
Baca: UI-MUI Diskusi Cegah Tangkal Radikalisme dengan Kearifan Lokal
 
Kedua, merekomendasikan LP membuat evaluasi menyeluruh secara kualitatif dan kuantitatif. Terutama seluruh program yang ditayangkan saat Ramadan guna menghindari pelanggaran sejenis di tahun-tahun mendatang.
 

Ini 6 program yang disoroti

Anggota tim MUI untuk pemantauan tayangan program Ramadan di televisi, Arifah, mengatakan MUI mencatat beragam program di stasiun televisi terindikasi masih memunculkan sejumlah persoalan. Meliputi pelecehan atau penghinaan, menonjolkan sensualitas, kekerasan fisik, dan kekerasan verbal.
 
Arifah mencontohkan tayangan yang masih mengandung indikasi pelanggaran tersebut antara lain program Ini Sahur Lagi, Janda Kembang, Sahur Lebih Seger, Pas Buka, Ramadan Itu Berkah, dan Sahurnya Pesbukers.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif