Petugas RSD Wisma Atlet Jakarta menyiapkan kamar bagi pasien isolasi. Medcom.id/Yurike Budiman
Petugas RSD Wisma Atlet Jakarta menyiapkan kamar bagi pasien isolasi. Medcom.id/Yurike Budiman

Kisah Penyintas Covid-19 Melawan Kesepian

Nasional Virus Korona wisma atlet jakarta
Suryani Wandari Putri Pertiwi • 27 September 2020 07:06

Bersama melepas risau

Tak bisa bertemu muka dengan keluarga. Bahkan tak bisa sekadar berbicara dengan orang lain seperti biasa. Kondisi ini membuat Juno kesepian.
 
Rindu dengan orang terkasih dilepas lewat panggilan video. Kehadiran keponakannya yang baru lahir menjadi penyemangat. Dia pun terus berpikir positif untuk melawan virus korona yang menjangkitinya.
 
Untuk menghilangkan risau, dia berusaha melakukan hal-hal yang membuatnya senang. Misalnya 'berjalan-jalan' di pertokoan jagat maya. E-commerce yang semakin 'ramah' kala pandemi membuatnya lupa sedang mengidap covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami (pasien) masih bisa belanja, pesan makanan secara online juga. Belanja ini memang membuat saya senang. Bahkan cari-cari barang di ecommerce pun bisa melupakan bahwa saya terpapar," katanya.
 
Juno tak hanya menjaga kesehatan mentalnya sendirian. Pasien lain dan perawat membuat grup percakapan WhatsApp untuk saling berkomunikasi. Grup itu dipakai untuk saling memberi atau sekadar bercanda dan bergurau.
 
Tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet pun memberikan perhatian lebih bagi kesehatan pasien, secara fisik dan mental. Petugas medis selalu berinisiatif mengajak pasien senam.
 
"Pada saat senam ada momen kita saling bertemu dan saling bercerita. Namun tetap melakukan protokol kesehatan," pungkasnya.

 
Halaman Selanjutnya
Sepi keluarga yang ditinggal …
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif