Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id
Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id

Terpopuler Nasional, Rencana Vaksinasi Booster Hingga Penambahan Tempat Karantina

Renatha Swasty • 24 Desember 2021 07:51
Jakarta: Penanganan covid-19 masih menjadi perhatian masyarakat. Salah satunya wacana vaksin dosis ketiga atau booster.
 
Berita soal vaksinasi booster paling banyak dibaca pembaca kanal Nasional Medcom.id sepanjang Rabu, 23 Desember 2021. Pemerintah berencana memulai vaksin booster awal Januari 2022.
 
“Vaksin booster rencananya diberikan per 1 Januari 2022 atau setelah penetapan EUA (izin penggunaan darurat) vaksin booster oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam telekonferensi, Kamis, 23 Desember 2021.
 
Pemerintah tengah memfinalisasi keseluruhan aspek vaksin booster bagi publik. Aspek yang difinalisasi, yakni sasaran prioritas, skema program, dan linimasa penyuntikan, dan sumber penganggaran program tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca selengkapnya di sini
 
Berita yang juga menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang kemarin soal penambahan tempat karantina. Hal ini sempat menjadi masalah lantaran pelaku perjalanan internasional mesti menunggu berjam-jam hingga berhari-hari di bandara untuk menunggu tempat karantina.
 
Wiku mengatakan lonjakan pelaku perjalanan luar negeri di akhir tahun harus diimbangi dengan ketersediaan fasilitas karantina. Pemerintah menambah lagi dua tempat karantina, yakni Rusun Daan Mogot dan Wisma LPMP Jagakarsa.
 
"Pemerintah telah menambah jumlah fasilitas karantina dan memastikan kapasitasnya tercukupi untuk memenuhi kebutuhan pelaku perjalanan luar negeri," ujar Wiku dalam konferensi pers, Kamis, 23 Desember 2021.
 
Baca selengkapnya di sini
 
Berita yang juga menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang Kamis, soal Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama. Salah satu agenda ialah pemilihan Rais Aam PBNU.
 
Kiai Haji (KH) Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai rais aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026. Hal itu diputuskan melalui musyawarah mufakat sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila).
 
"Alhamdulillah, bahwa yang menjadi rais aam untuk PBNU 2021-2026 al-mukarram KH Miftachul Akhyar," kata salah satu anggota Ahwa, KH Zainal Abidin, seperti dikutip dari NU.or.id, Kamis malam, 23 Desember 2021.
 
Baca selengkapnya di sini
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif