DPRD DKI Tetap Anggarkan Biaya TGUPP
Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.
Jakarta: DPRD DKI Jakarta tetap menyetujui anggaran Rp19 miliar untuk biaya Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Meski begitu, persetujuan itu diwarnai oleh aksi protes dan kritik dari sejumlah anggota DPRD DKI.

Mereka menilai kinerja TGUPP buruk. Mengingat, tidak ada pembangunan fisik apapun tahun ini. 

Selain itu, tidak ada indikator capaian kerja yang diterapkan TGUPP. Lantaran itu Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus meminta anggaran untuk TGUPP dinolkan.


"Mengingat hasil kerjanya kurang baik, dari pembangunannya kurang baik. Mending dinolkan saja. Pakai dana operasional Gubernur," kata Bestari di ruang rapat DPRD DKI Jakarta, Kamis, 22 November 2018.

Andaikan harus diberi dana, lanjut dia, tak boleh lebih dari Rp5 miliar. Menurutnya, anggaran tersebut cukup untuk membiayai lima bidang di TGUPP selama satu tahun mendatang.

"Tahun lalu (2016) ada, tapi hanya makan anggaran sedikit saja. Kalau sekarang dari tim intinya saja, Rp5 miliar cukup lah. Kita lihat kinerjanya dulu," ungkap dia.

Anggota DPRD DKI lainnya, Gembong Warsono berpendapat agar gaji TGUPP dibiayai oleh operasional Gubernur. Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri tahun lalu.

Baca: 14 Tim Bentukan Anies Dinilai bikin Beban

"Isi rekomendasinya, itu dibiayai dari operasional Gubernur. Tapi dalam perjalanan dititipkan di Bappeda," ungkap Gembong.

Bila dibiayai oleh APBD, Gembong meminta seleksi TGUPP dilakukan secara terbuka dan transparan. Pembahasan ihwal anggaran gaji TGUPP sempat alot di rapat badan anggaran.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi lantas memutuskan untuk memberikan anggaran sebesar Rp19 miliar. Nilai ini sama dengan anggaran TGUPP tahun lalu. 

"Kalau Gubernur punya diskresi, saya juga punya, saya kasih Rp19 miliar. Kita hargai, kalau naik (harganya) saya enggak mau," kata Prasetio sambil mengetok palu. 

Baca: Anies Ogah Dikejar-kejar soal TGUPP

Keputusan Prasetio langsung mendapat protes dari banyak anggota DPRD. Pasalnya, sebagai dari mereka menyatakan menolak. 

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengajukan anggaran gaji TGUPP sebanyak Rp20 miliar. Jumlah itu untuk membiayai 63 anggota TGUPP yang terbagi dalam lima bidang.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id