Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa, 7 April 2020. Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pengemudi ojek daring menunggu orderan di kawasan Tanah Kusir, Jakarta, Selasa, 7 April 2020. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Gojek dan Grab Tunggu Aturan Main PSBB Total

Nasional Virus Korona grab gojek ojek online PSBB Jakarta Rem Darurat Rem Darurat Corona
Antara • 10 September 2020 21:55
Jakarta: Perusahaan pengembang ojek daring Grab dan Gojek belum mendapatkan surat resmi mengenai keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total. Pembatasan ini mulai berlaku Senin, 14 September 2020.
 
"Namun, Grab sedang berdiskusi tentang kebijakan yang akan kami ambil sementara menunggu keputusan dari pemerintah," ujar Head of Government Affairs Grab Indonesia, Uun Ainurrofiq, Kamis, 10 September 2020.
 
Senada dengan Grab, Chief of Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, masih menunggu aturan main dari Gubernur DKI Anies Baswedan mengenai PSBB total. Namun, Nila memastikan perusahaan yang dibentuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim itu siap menaati peraturan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sejak awal, Gojek telah sigap beradaptasi menyesuaikan operasionalnya mengikuti kondisi dan kebutuhan masyarakat menghadapi pandemi dengan mewajibkan seluruh ekosistemnya termasuk mitra driver untuk selalu mengedepankan protokol jaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan (J3K)," ujar Nila.
 
Dari sisi teknologi, lanjut Nila, Gojek memiliki pengaturan geofencing atau perimeter virtual untuk area geografis dunia nyata. Dengan sistem ini, Gojek dapat memastikan layanan tidak dapat beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah covid-19.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif