Ilustrasi--Sejumlah kendaraan melintasi Jalan S. Parman saat berlangsungnya pembatasan kendaraan bermotor ganjil genap di Jakarta. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)
Ilustrasi--Sejumlah kendaraan melintasi Jalan S. Parman saat berlangsungnya pembatasan kendaraan bermotor ganjil genap di Jakarta. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)

BPTJ Minta Pembatasan Usia Kendaraan Pribadi Dikaji

Nasional macet jakarta dki jakarta polusi udara
Rifaldi Putra irianto • 07 Agustus 2019 10:19
Jakarta: Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kebijakan mengenai pembatasan usia kendaraan pribadi di atas 10 tahun dikaji.
 
Direktur Lalu Lintas BPTJ Kemenhub Karlo Manik mengatakan ada peraturan-peraturan yang harus disesuaikan sebelum kebijakan tersebut diberlakukan.
 
"Pembatasan usia mobil pribadi itu membutuhkan waktu. Aturan-aturan juga harus disesuaikan, tidak bisa kita langsung terapkan sekarang, " kata Karlo, di Gedung Le Meridien, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Karlo kebijakan pembatasan usia kendaraan pribadi tidak dapat langsung diterapkan. Mengingat saat ini belum ada pengujian (emisi) untuk mobil pribadi.
 
"Memang pembatasan usia kendaraan ini agak susah di kita. Kita belum ada pengujian emisi untuk mobil pribadi, " jelasnya.
 
Baca juga:Ingub Dinilai Bukan Solusi Konkret Mengatasi Polusi
 
Karlo membeberkan menurut peraturan, yang seharusnya diuji emisi adalah angkutan publik dan kendaraan komersial. Jika hendak masuk ke pengujian mobil pribadi, kendaraan komersial dan angkutan umum harus terlebih dulu dibenahi.
 
"Tapi kalau mengenai pembatasan umur kendaraan, di Undang-undang itu mengatakan kendaraan bermotor yang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, silakan jalan," kata dia.
 
Ia menilai walaupun kondisi kendaraan masih baru, namun jika emisinya tidak memenuhi persyaratan tidak boleh jalan. Emisi tidak bisa dijadikan satu-satunya rujukan alih-alih harus ditinjau secara keseluruhan.
 
"Jadi kalau dikatakan dari umur, banyak orang yang memiliki kendaraan sudah 20 tahun tapi dirawat apa ini mau kita hapus juga? Jadi bukan umur saja," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Ingub tersebut diterbitkan pada Kamis, 1 Agustus 2019.
 
Dalam Ingub, Anies meminta Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membatasi angkutan umum di tahun 2019 dan kendaraan pribadi yang berusia lebih dari 10 tahun di tahun 2025.
 
Ia juga meminta Dinas Perhubungan DKI menyiapkan Rencana Peraturan Daerah tentang Pembatasan Usia Kendaraan untuk Angkutan Umum pada tahun 2019 dan kendaraan pribadi pada tahun 2025.
 
Baca juga:Tiga Jurus DKI Mengurangi Pencemaran Udara

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif