Petugas bermasker dan berpelindung wajah membersihkan lantai di Mal Central Park, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Petugas bermasker dan berpelindung wajah membersihkan lantai di Mal Central Park, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Ini Protokol Khusus Covid-19 PSBB Transisi DKI di Tiap Sektor Usaha

Nasional Virus Korona PSBB protokol kesehatan
Cindy • 11 Oktober 2020 15:23
Jakarta: Perusahaan atau tempat usaha di sektor nonesensial dapat kembali beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi pada Senin hingga Minggu, 12-25 Oktober 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun protokol khusus di tiap jenis usaha.
 
"Protokol khusus setiap sektor diatur oleh ketentuan kepala dinas yang terkait," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.
 
Ketentuan ini juga tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies menuturkan jenis kegiatan yang memiliki risiko penularan tinggi seperti tempat hiburan malam, spa, griya pijat dan tempat karaoke belum diizinkan beroperasi. Pasalnya, peserta kegiatan berdekatan, mengalami kontak fisik erat, atau intensitas tinggi.
 
Berikut protokol khusus sektor industri, perdagangan, koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM):
1. Pabrik: Jam operasional sesuai siklus operasi dengan sistem sif. Tambahan protokol ketat saat pekerja istirahat dan keluar-masuk serta ada pendataan pengunjung.
2. Pasar rakyat: Jam operasional diatur pengelola pasar dengan maksimal 50 persen kapasitas.
3. Pusat perbelanjaan dan mal: Jam operasional mulai 10.00-21.00 WIB. Maksimal 50 persen kapasitas dan setiap tenant mengikuti pengaturan dari dinas sektor terkait.
4. Pergudangan: Jam operasional sesuai siklus operasi dengan sistem sif. Maksimal 50 persen kapasitas serta ada pendataanpengunjung.
5. Pertokoan dan retail: Jam operasional mulai 06.00-21.00 WIB dengan maksimal 50 persen kapasitas.
6. UKM Terdaftar: Jam operasional mulai 06.00-21.00 WIB dengan maksimal 50 persen kapasitas.
 
Protokol khusus sektor industri pariwisata yaitu:
1. Restoran/rumah makan/ cafe
- jam operasional makan di tempat mulai 06.00-21.00 WIB, sedangkan take away atau delivery order 24 jam.
- Maksimal 50 persen kapasitas.
- Jarak antarmeja dan kursi minimal 1,5 meter, kecuali untuk satu domisili.
- Pengunjung dilarang berpindah-pindah atau berlalu-lalang.
- Alat makan dan minum disterilisasi rutin.
- Restoran yang memiliki izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) live music/pub dapat menyelenggarakan live music dengan pengunjung duduk di kursi berjarak, tidak berdiri, serta tidak menimbulkan kerumunan.
- Pelayan memakai masker, face shield, dan sarung tangan.
 
2. Taman rekreasi/ pariwisata (Ancol, Taman Mini, Kebun Binatang Ragunan, dan lain-lain)
- Jam operasional mulai 08.00-17.00 WIB.
- Maksimal 50 persen kapasitas.
- Pembelian tiket wajib secara daring.
- Pembatasan usia pengunjung (usia di bawah 9 tahun dan di atas 60 tahun dilarang masuk).
- Pembatasan jumlah pengunjung wahana dan transportasi keliling.
 
3. Pusat kebugaran
- Jam operasional mulai 06.00-21.00 WIB.
- Maksimal 25 persen kapasitas.
- Jarak antarorang dan antaralat minimal dua meter.
- Latihan bersama hanya diperbolehkan di luar ruangan.
- Menerapkan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat pada area publik yang dipakai bersama-sama.
- Fasilitas dalam ruangan dilengkapi dengan alat pengatur sirkulasi udara.
- Petugas memakai masker, face shield dan sarung tangan.
 
4. Aktivitas indoor dengan pengaturan tempat duduk secara ketat (ruang rapat, seminar, workshop, teater, bioskop, akad nikah, pemberkatan, upacara pernikahan dan lain-lain)
- Wajib mengajukan persetujuan teknis dengan pengajuan permohonan dilakukan oleh pengelola gedung.
- Jam operasional berdasarkan persetujuan teknis.
- Maksimal 25 persen kapasitas.
- Jarak antartempat duduk minimal 1,5 meter.
- Peserta dilarang berpindah-pindah tempat duduk atau berlalu-lalang.
- Alat makan dan minum disterilisasi.
- Pelayanan makanan dilarang dalam bentuk prasmanan.
- Petugas memakai masker, face shield, dan sarung tangan.
 
5. Salon atau barbershop
- Jam operasional mulai 09.00-21.00 WIB.
- Maksimal 50 persen kapasitas termasuk pengunjung dan antrean.
- Pelayanan perawatan muka dan pijat ditiadakan.
- Jarak antar kursi minimal 1,5 meter.
- Pelanggan mendaftar secara daring.
- Pelayan/hair stylist memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

6. Wisata tirta (wisata dan olahraga alam air)
- Jam operasional mulai 06.00-17.00 WIB.
- Maksimal 25 persen kapasitas.
- Mengatur jaga jarak minimal satu meter pada setiap wahana.
- Mengatur jaga jarak minimal satu meter pada kegiatan yang dilaksanakan di dalam air.
 
7. Produksi audio/visual (film, tayangan televisi, klip musik, iklan dan lain-lain)
- Wajib mengajukan persetujuan teknis.
- Jam operasional sesuai persetujuan teknis.
- Dilarang menimbulkan kerumunan.
- Pelayanan makanan dilarang dalam bentuk prasmanan.
 
8. Fasilitas olahraga dalam ruangan (gelanggang olahraga, boling, tenis, bulutangkis, dan lain-lain)
- Wajib mengajukan permohonan pembukaan usaha.
- Jam operasional mulai 06.00-21.00 WIB.
- Maksimal 50 persen kapasitas.
- Tanpa dihadiri penonton.
- Menerapkan SOP secara ketat pada area publik yang dipakai bersama-sama.
- Mengatur alur pergerakan orang yang berada dalam arena dan menjaga jarak minimal dua meter.
- Petugas memakai masker, face shield, dan sarung tangan.
 
9. Fasilitas olahraga ruang terbuka (lapangan tenis, golf, dan lain-lain)
- Jam operasional mulai 05.00-21.00 WIB.
- Maksimal 50 persen kapasitas.
- Cuci tangan dengan sabun sebelum, selama, dan sehabis main.
- Menerapkan SOP secara ketat pada area publik yang dipakai bersama-sama
- Mengatur alur pergerakan orang yang berada dalam arena dan menjaga jarak minimal dua meter.
- Wajib menggunakan peralatan olahraga milik pribadi.
 
10. Museum, galeri, seni, dan tempat pameran
- Jam operasional mulai 08.00-17.00 WIB.
- Maksimal 50 persen kapasitas.
- Melakukan pencatatan data seluruh pengunjung dan pegawai.
 
Protokol khusus di fasilitas umum, kegiatan masyarakat, dan moda transportasi yakni:
1. Tempat ibadah
- Dibuka untuk kegiatan peribadatan dengan kapasitas 50 persen.
- Pengaturan yang ketat sesuai instansi keagamaan masing-masing.
- Khusus tempat ibadah raya harus melaksanakan pencatatan pengunjung.
- Tempat ibadah yang digunakan untuk pernikahan, merujuk kepada ketentuan tentang fasilitas pernikahan.
 
2. Taman (ruang terbuka hijau dan ruang publik terpadu ramah anak)
- Pembatasan usia pengunjung yang berusia di bawah 9 tahun dan di atas 60 tahun dilarang masuk.
- Bagian bangunan RPTRA ditutup. Alat permainan dan kebugaran dilarang digunakan.
 
Baca: Kembali ke PSBB Transisi, Perusahaan Wajib Buat Sistem Data Pengunjung
 
3. Angkutan umum dan transportasi massal (pembatasan kapasitas dan operasional sesuai pengaturan Dinas Perhubungan DKI dan Kementerian Perhubungan)
 
4. Mobil
- Maksimal 2 orang per baris, kecuali 1 domisili oleh 100 persen.
- Wajib memakai masker.
- Melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan.
 
5. Motor
- Wajib memakai masker.
- Melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan.
 
(OGI)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif