Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly angkat bicara terkait rekaman video dugaan intimidasi sejumlah oknum saat car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Yasonna meminta publik tak menyalahgunakan fungsi CFD.
"Gunakan tempat itu untuk tempat olahraga, jangan gunakan untuk hal-hal seperti itu," kata Yasonna di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 30 April 2018.
Yasonna menyebut, arena CFD tak elok digunakan untuk aktivitas yang memancing perpecahan. Karena, tindakan yang dilakukan sejumlah oknum tersebut dinilai telah meresahkan.
"Implikasinya akan tidak baik," tegas Yasonna.
Baca juga: Sandiaga Tegaskan CFD Area Bebas Politik
Arena CFD umumnya digunakan untuk berolahraga bersama keluarga. Publik pun diminta menggunakan fasilitas itu sebagaimana mestinya.
"Jadi kalau mau olahraga ya olahraga, itu kan car free day, ya sudah gunakan saja untuk car free day, enggak usah digunakan untuk soal yang lain," jelas Yasonna.
Baca juga: Korban Intimidasi Massa #2019GantiPresiden Diminta Melapor
Sebuah video menunjukkan intimidasi massa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, sekelompok orang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja di area car free day.
Dalam salah satu cuplikan, kelompok tersebut menuding salah satu pria yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja sebagai orang bayaran.
Sejumlah orang yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden terus menyoraki pria itu sambil melambaikan sejumlah uang. Padahal, pria tersebut sudah mengaku tak dibayar.
Video tersebut juga merekam massa yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja bersama anaknya. Anak tersebut sempat ketakutan dan menangis lantaran disoraki sejumlah orang. Keduanya kemudian diamankan warga lain yang sama-sama mengenakan kaus #2019GantiPresiden.
Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly angkat bicara terkait rekaman video dugaan intimidasi sejumlah oknum saat
car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Yasonna meminta publik tak menyalahgunakan fungsi CFD.
"Gunakan tempat itu untuk tempat olahraga, jangan gunakan untuk hal-hal seperti itu," kata Yasonna di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 30 April 2018.
Yasonna menyebut, arena CFD tak elok digunakan untuk aktivitas yang memancing perpecahan. Karena, tindakan yang dilakukan sejumlah oknum tersebut dinilai telah meresahkan.
"Implikasinya akan tidak baik," tegas Yasonna.
Baca juga:
Sandiaga Tegaskan CFD Area Bebas Politik
Arena CFD umumnya digunakan untuk berolahraga bersama keluarga. Publik pun diminta menggunakan fasilitas itu sebagaimana mestinya.
"Jadi kalau mau olahraga ya olahraga, itu kan
car free day, ya sudah gunakan saja untuk
car free day, enggak usah digunakan untuk soal yang lain," jelas Yasonna.
Baca juga:
Korban Intimidasi Massa #2019GantiPresiden Diminta Melapor
Sebuah video menunjukkan intimidasi massa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, sekelompok orang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja di area
car free day.
Dalam salah satu cuplikan, kelompok tersebut menuding salah satu pria yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja sebagai orang bayaran.
Sejumlah orang yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden terus menyoraki pria itu sambil melambaikan sejumlah uang. Padahal, pria tersebut sudah mengaku tak dibayar.
Video tersebut juga merekam massa yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja bersama anaknya. Anak tersebut sempat ketakutan dan menangis lantaran disoraki sejumlah orang. Keduanya kemudian diamankan warga lain yang sama-sama mengenakan kaus #2019GantiPresiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HUS)