Ilustrasi seorang wanita mengendarai Migo. (Foto: AFP/Bay Ismoyo)
Ilustrasi seorang wanita mengendarai Migo. (Foto: AFP/Bay Ismoyo)

Penghasilan Mitra Migo Capai Rp3 Juta per Bulan

Nasional motor sepeda motor listrik
Dian Ihsan Siregar • 15 Februari 2019 07:17
Jakarta: Masyarakat bisa memiliki penghasilan tambahan Rp2-3 juta per bulan. Asalkan mau menjadi mitra Migo yang saat ini jumlahnya telah mencapai 200 stasiun.
 
Syarat menjadi mitra Migo, masyarakat hanya diharuskan punya tanah lebih di halaman rumah. Tujuannya, agar bisa menyimpan sepeda listrik Migo yang identik dengan warna kuning.
 
"Ya harus punya tanah untuk menaruh kendaraan Migo. Kalau ada tanah muat 5 sepeda Migo dapat Rp2 juta. Kalau 10-15 Migo dapat Rp3 juta‎," ucap salah satu mitra Migo, Randy, di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Kendaraan Listrik Wajib Punya STNK
 
Randy mengatakan, memiliki lahan sekaligus berminat menjadi mitra, masyarakat perlu menghubungi kantor pusat Migo terlebih dulu. Setelahnya, pihak Migo akan melakukan survei langsung ke rumah calon mitra.
 
"Dari situ bisa terlihat dibolehkan atau tidak menjadi mitra Migo. Tapi yang jelas mitra Migo paling banyak bisa menyimpan 15 motor Migo," jelas dia.
 
Terpisah, salah satu warga di Pesanggrahan, Andre mengungkapkan keinginannya bergabung sebagai mitra Migo. Alasannya penghasilan tambahan dari penyewaan sepeda listrik cukup menjanjikan.
 
"Ini menarik, bisa kita contoh mitra Migo lainnya. Jadi ada tambahan lain lah, agar dapur tambah ngebul. Itu tujuannya," tukas Andre.
 
Baca juga: Akses Tol untuk Roda Dua Terbukti Berhasil di Bali
 
Layanan transportasi sepeda listrik Migo kini mengaspal di wilayah ibu kota Jakarta yang sebelumnya hanya lalu lalang di Surabaya, Jawa Timur. Migo merupakan merek dagang sebuah sepeda listrik yang saat ini tengah naik daun. 
 
Migo menerapkan tarif sewa Rp3.000 per 30 menit untuk konsumen di Jakarta. Kendati tak banyak mengeluarkan emisi gas buang, keberadaan sepeda listrik Migo justru menimbulkan polemik. Selain bodinya yang lebih mirip motor matik, regulasi penggunaan Migo di jalan raya juga belum diatur.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif