Ketua DPR RI Bambang Soesatyo - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Akses Tol untuk Roda Dua Terbukti Berhasil di Bali

Nasional lalu lintas jalan tol motor
Whisnu Mardiansyah • 30 Januari 2019 13:38
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut tak ada kendala aturan hukum jalan tol dilintasi kendaraan roda dua. Rencana jalan tol bisa dilintasi kendaraan roda dua perlu ditindaklanjuti. 
 
“Ini soal keberpihakan saja kepada mereka karena sesungguhnya aturannya sudah ada. Contohnya sudah ada yaitu di Tol Mandara Bali dan Suramadu. Artinya dari sisi hukum dan aturan tidak ada kendala,” kata Bamsoet di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Januari 2019.
 
Politikus Golkar itu menyebut kendala hanya fasiltas jalan tol yang saat ini tak memungkinkan bisa dilintasi oleh motor. Ia berharap pemerintah memperluas atau menambah jalur tol khusus motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Harapan kita adalah pemerintah memperluas atau menambah lagi jalur tol khusus motor, tidak hanya di Bali dan Suramadu tapi bagi ruas jalan tol yang masih memungkinkan dibuat jalur khusus untuk kendaraan roda dua,” tutur dia. 
 
(Baca juga: Jalur Motor di Tol Dinilai Berisiko)
 
Berkaca dari data kecelakaan di Bali, adanya jalur tol khusus untuk pengendara bermotor justru membuat jumlah kecelakaan menurun. Karena, satu lajur satu arah sehingga tidak ada potensi tabrakan dari  arah berlawanan. 
 
“Kemudian kedua karena space-nya hanya 2,5 meter maka untuk upaya kebut kebutan juga kecil kemungkinannya karena pemakai jalannya otomatis dengan sendirinya menjadi teratur tertib dan sopan,” ucap dia. 
 
Akses jalan tol untuk kendaraan roda dua dinilai dapat mengurangi kemacetan dan kesemrawutan di jalan arteri. Karena, sudah tersedia jalur khusus motor di dalam tol.
 
“Mereka tidak gratis. Mereka juga kalau pengelola jalan tol menerapkan pembayaran ya ada tarifnya. Tapi mungkin lebih rendah dan sangat rendah karena ini soal keberpihakan saja,” tambah dia. 
 
Bamsoet menambahkan bila kebijakan ini benar-benar terealisasi, harus ada syarat pada investor yang membangun jalan tol. Yakni, menyediakan akses bagi kendaraan roda dua. 
 
“Ditambah lagi satu persyaratan, boleh bangun jalan tol di Indonesia asal saudara jangan ambil keuntungan dari roda empat saja. Tapi juga menyediakan fasilitas dan sarana ruas khusus untuk pemakai jalan yang memiliki kendaraan motor roda dua,” kata dia.
 
(Baca juga: Kementerian PUPR Kaji Tol untuk Kendaraan Roda Dua)
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif