Warga menaiki sepeda listrik berbasis aplikasi yang terkenal dengan sebutan Migo e-bike pada hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)
Warga menaiki sepeda listrik berbasis aplikasi yang terkenal dengan sebutan Migo e-bike pada hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)

Migo Dilarang Beroperasi di Jalan Protokol

Nasional motor sepeda listrik
Siti Yona Hukmana • 15 Februari 2019 08:55
Jakarta: Migo e-Bike, sepeda listrik sewaan berwarna kuning dilarang beroperasi di jalan protokol. Sebab, belum melalui uji tipe kendaraan.
 
Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir mengatakan, setiap kendaraan bermotor harus memenuhi uji tipe yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Baru bisa masuk jalan protokol.
 
"Dia (Migo) dilarang karena spesifikasi teknisnya tidak memenuhi untuk kendaraan bermotor. Setiap kendaraan bermotor harus memenuhi uji tipe yang dikeluarkan pemerintah. Ketika dia berada di jalan raya harus memenuhi syarat itu," kata Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nasir, Migo memiliki spesifikasi yang berbeda dengan sepeda listrik. Yakni, kecepatannya maksimum mencapai 40 kilometer per jam, sementara sepeda listik hanya 20 kilometer per jam.
 
Baca juga: Pengguna Sepeda Listrik Migo Minimal 17 Tahun
 
"Kalau sepeda listrik kan kita tidak mempermasalahkan. Kecepatannya juga tidak lebih dari 20 kilometer per jam, terus masa pakainya tidak lama," ujarnya.
 
Meski demikian, Nasir mengaku pihaknya belum akan menilang para pengendara Migo yang melintas. Namun, hanya memberlakukan tindakan imbauan.
 
"Kita belum ada tindakan represif, hanya imbauan. Mengarahkan, meyosialisasikan," ungkap Nasir. 
 
Terlepas dari itu, ia mengaku tak menutup kemungkinan akan ada penindakan tilang. Pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak terkait.
 
"Sejauh ini sifatnya masih persuasif. Sampai kapannya kita akan berkoordinasi. Kita juga akan diskusi dengan stakeholder terkait dengan kebijakan kendaraan tersebut," pungkas Nasir.
 
Baca juga: Penghasilan Mitra Migo Capai Rp3 Juta per Bulan
 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif