Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno--Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Pemprov DKI Lakukan Uji Publik Stadion Sepak Bola Jakarta

Nasional stadion bmw
Siti Yona Hukmana • 04 Mei 2018 11:38
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Uji Publik Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU) Stadion Sepak Bola Jakarta. Uji publik ini merupakan forum diskusi untuk menawarkan proyek pembangunan Stadion kepada masyarakat. 
 
Uji Publik KPDBU Stadion DKI Jakarta dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Selain itu, juga dihadiri oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah DKI Jakarta, PSSI, Persija, BUMN/BUMD, KONI, serta masyarakat Jakarta. 
 
"Kompleks Stadion DKI Jakarta akan dilengkapi fasilitas komersial dan nonkomersial. Di antaranya adalah masjid, ballroom, pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen," kata Sandi dalam kata sambutannya di Ruang Pola Blok G Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Mei 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: DPRD Dukung Pembangunan Stadion BMW
 
Pembangunan hotel itu, kata Sandi, akan dirancang untuk mewadahi pengunjung domestik maupun internasional dari Bandara Soekarno-Hatta dan Ancol. Ia mengatakan hotel tersebut akan memiliki banyak fungsi bagi masyarakat DKI atau penunjang stadion. 
 
"Dapat menjadi fasilitas penunjang stadion saat diselenggarakannya acara atau turnamen besar. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati ruang terbuka publik di sekitar Danau Sunter serta ruang terbuka hijau (RTH) di dalam kompleks stadion," ungkapnya. 
 
Proyek Stadion DKI Jakarta yang akan dibangun oleh pemerintah pada 2018 ini bertaraf internasional dengan standar lapangan FIFA. Stadion tersebut memiliki luas lahan sekitar 26,5 hektare di daerah Tanjung Priuk, Jakarta Utara. 
 
Baca: Stadion 'Old Trafford' Persija Masih Ditelaah
 
Sandi menyebut stadion ini dirancang dengan kapasitas penonton mencapai 50 ribu sampai 60 ribu penonton dan akan dibangun dengan konsep multievent arena. 
 
"Dengan demikian, Stadion DKI Jakarta tidak hanya dapat menampung kegiatan olahraga, namun juga kegiatan hiburan musik dan lainnya," pungkasnya.
 
Sementara itu, ia mengatakan proyek pembangunan Stadion Sepak Bola Jakarta ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. 
 
"Ini tidak sama sekali menggunakan dana APBD tapi kerja sama pemprov dengan BUMN/BUMD," tutupnya. 

 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif