Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal jalur pesepeda di Rawamangun. Foto: Medcom.id/ M Sholahuddin Azhar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal jalur pesepeda di Rawamangun. Foto: Medcom.id/ M Sholahuddin Azhar

Anies: Sterilisasi Jalur Sepeda Perlu Waktu

Nasional jalur sepeda
Putri Anisa Yuliani • 22 September 2019 17:39
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui pemotor masih sering menyerobot jalur sepeda. Dia menyebut kondisi ini sama dengan jalur Transjakarta pada masa awal beroperasi.
 
"Itu perlu waktu untuk menjadi suatu norma baru di kota kita," kata Anies di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu, 22 September 2019.
 
Anies menekankan terpenting terus menyosialisasikan penggunaan sepeda. Ini agar semakin banyak orang menggunakan sepeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, ini tentu perlu waktu, tapi yang terpenting, justru adalah bagaimana kita mengajak semua masyarakat lebih sering menggunakan sepeda untuk kegiatan-kegiatan yang memang memungkinkan pakai sepeda. Jadi jarak dekat, mau ke toko, mau ke warung, mau ke dekat rumah, mau ada acara, sering-sering lah pakai sepeda," kata Anies.
 
Pemprov DKI Jakarta menguji coba tujuh jalur sepeda. Sejauh 63 km jalur sepeda ditargetkan rampung pada November 2018.
 
"Yang sudah dideteksi bisa dibangun jalur sekitar 500 km. Fase pertama ini sampai November 63 km, yang pertama kemarin 25 km," tutur dia.
 
Anies meresmikan jalur sepeda, Jumat, 20 September 2019. Jalur sepeda di Jalan Pramuka, padat oleh kendaraan, khususnya sepeda motor. Ditambah, beberapa titik jalan dijadikan parkir motor.
 
Cone oranye yang dipasang sebagai separator tidak berperan banyak menghalau moto masuk jalur sepeda. Beberapa sepeda terpaksa naik ke trotoar.
 


 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif