Petugas mengimbau pedagang untuk tidak melayani makan di tempat saat operasi yustisi protokol covid-19 di Kalibata, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. Foto: Antara/Galih Pradipta
Petugas mengimbau pedagang untuk tidak melayani makan di tempat saat operasi yustisi protokol covid-19 di Kalibata, Jakarta, Jumat, 18 September 2020. Foto: Antara/Galih Pradipta

Satpol PP Semakin 'Ganas' di Perpanjangan PSBB Jilid II

Nasional Virus Korona PSBB
Cindy • 28 September 2020 15:10
Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggelar apel konsolidasi sebagai persiapan pengawasan, pendisiplinan, dan penegakan hukum pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II. Inspeksi mendadak (sidak) bakal dilakukan selama dua minggu ke depan.
 
Kepala Satpol PP DKI, Arifin, mengatakan pengetatan pengawasan ini seiring dengan perpanjangan PSBB hingga Minggu, 11 Oktober 2020. Seluruh personel Satpol PP dari kecamatan hingga tingkat kota bakal merapatkan barisan.
 
"Pengawasan, patroli, operasi lebih agresif lagi, lebih masif lagi, untuk semua sektor yang telah diatur. Ini semacam pembatasan dan pengendalian," kata Arifin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 28 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, operasi ini menyasar ke tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, tempat usaha, dan perkantoran. Tempat usaha seperti restoran dan kafe hanya diizinkan melayani pesan antar, bukan makan di tempat.
 
Sementara itu, kerumunan dibatasi maksimal lima orang dengan jaga jarak minimal satu meter. Perkantoran pun hanya boleh beroperasi dengan kapasitas karyawan 25 persen serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

 
Halaman Selanjutnya
Satpol PP juga akan berpatroli…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif