Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto -- Foto: Medcom/ Pythag Kurniati
Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto -- Foto: Medcom/ Pythag Kurniati

Proyek Rp7,2 Triliun Gayanti City Milik Tommy Soeharto Lolos dari Kepailitan

Nasional Pengadilan Proyek Apartemen tommy soeharto
Siti Yona Hukmana • 19 April 2022 11:02
Jakarta: Putra bungsu Presiden kedua Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, memenangkan 81 persen voting mayoritas dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dalam mangkraknya pembangunan Gayanti City di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Putusan ditetapkan Pengadilan Niaga Jakarta pada Selasa, 12 April 2022.
 
"Voting yang dilaksanakan pada Kamis, 31 Maret 2022 menghasilkan suara 81 persen setuju atas proposal perdamaian dan 19 persen yang tidak setuju," kata pendiri kantor pengacara Victor & Victory, Victor Simanjuntak, selaku kuasa hukum PT Buana Pacifik International (BPI) dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 April 2022.
 
Sidang voting yang digelar Pengadilan Niaga dipimpin Majelis Hakim Pengawas Al Riskandar. Voting itu terkait proposal perdamaian yang diajukan pihak Tommy melalui PT BPI terhadap 75 konsumen yang telah membeli apartemen. Proposal itu berisi komitmen PT BPI akan melakukan serah terima unit dan kunci selambat-lambatnya pada 36 bulan terhitung sejak putusan dibacakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 19 persen suara yang tidak setuju dianggap sebuah dinamika dalam proses di Peradilan Niaga. Namun, kata Victor, pada hakikatnya mayoritas suara setuju merupakan wujud nyata bahwa para kreditur berkomitmen mendukung penuh PT BPI dan proyek Gayanti City agar berhasil dan tuntas.
 
Atas voting tersebut, pada Selasa, 12 April 2022 oleh Ketua Majelis Hakim Pemutus Dulhusin dengan anggota Majelis Hakim Yusuf Pranowo dan Susanti Arsi Wibawani memutuskan penetapan homologasinya. Lalu, diakhiri dengan nasihat kepada PT BPI selaku debitur agar sungguh-sungguh melaksanakan perjanjian perdamaian dan berhasil menyelesaikan pembangunan.
 
Penetapan yang dibacakan Dulhusin juga menyatakan para kreditur PT BPI agar mampu memberikan kesempatan dan komitmen menjalankan putusan tersebut. Kemudian, tidak lantas melakukan upaya-upaya seperti gugatan atau bentuk langkah lain yang justru memperlambat proses pembangunan.
 
Baca: Sempat Mangkrak, Pembangunan Apartemen Antasari Place Dilanjutkan Juni 2022
 
Menurut Victor, PT BPI berkomitmen melanjutkan pembangunan Gayanti City hingga tuntas dan berhasil sebagaimana harapan para konsumen. Di antaranya melalui perilaku bahwasanya bagi konsumen yang tidak mendaftarkan dirinya tersebut mengajukan verifikasi maupun bagi kreditur lainnya.
 
"PT BPI tetap melakukan rekapitulasi utangnya demi penuntasan yang baik, komprehensif dan terukur secara hukum dan komersial," kata dia.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif