Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Independensi Pegawai KPK Diyakini Tak Tergerus Setelah Jadi ASN

Nasional kpk Revisi UU KPK
Antara • 24 September 2020 04:14
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata meyakini perubahan pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN) tidak memengaruhi independensi jajarannya. Perubahan ini menjadi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK
 
Hal ini disampaikan dalam uji materi UU Nomor 19 Tahun 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta. Alexander Marwata yang mengalami masa sebelum dan sesudah revisi UU, menilai KPK dapat menjalankan kegiatan, terutama penindakan, secara independen.
 
"Sebelum mau pun sekarang ini, kami belum pernah mendapatkan intervensi baik dari eksekutif mau pun dari legislatif dan itu juga yang selalu kami dorong teman-teman penyidik penindakan agar mereka bekerja secara profesional," ujar Alexander Marwata di Jakarta, Rabu, 23 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, sebelum mengkhawatirkan independensi pegawai, sebaiknya menilik ancaman terhadap independensi pimpinan KPK terlebih dulu. Selama ini, kata dia, pimpinan KPK tidak dapat diberhentikan kecuali melanggar hukum, mengundurkan diri, atau berhalangan tetap.
 
Dalam penanganan kasus, ia menuturkan gelar perkara untuk menentukan kasus naik penyidikan selalu dihadiri setidaknya 15 orang. Mereka terdiri atas pimpinan KPK, penyelidik, penyidik, serta penuntut umum.
 
"Rasanya tidak mungkin dan hampir mustahil ketika penyelidik, penyidik, penuntut umum itu bisa menunjukkan kecukupan alat bukti kemudian pimpinan mengatakan itu jangan dilanjutkan atau dihentikan. Itu pasti akan ramai," tutur dia.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif