Rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi jasad di Kalibata City, Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi jasad di Kalibata City, Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Potongan Tubuh Rinaldi Dibawa Bertahap ke Apartemen Kalibata City

Nasional kasus mutilasi pembunuhan Mutilasi Rinaldi
Siti Yona Hukmana • 19 September 2020 03:54
Jakarta: Laely Atik Supriyatin (LAS), 27, dan Djumadil Al Fajar (DAF), 26, bertahap membawa potongan tubuh Rinaldi Harley Wimanu (RHW), 32, ke Tower Ebony lantai 16, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Pada tahap pertama, keduanya pelaku membawa bagian kaki Rinaldi dengan menggunakan satu koper.
 
"Pada 12 September 2020 dini hari tersangka DAF memutilasi kaki sebelah kiri dan kanan, lutut kiri dan kanan menggunakan pisau daging," kata penyidik saat reka adegan di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat, Jumat, 18 September 2020.
 
Laely dan Djumadil kemudian berhenti memutilasi tubuh Rinaldi. Kaki Rinaldi yang telah dipotong dimasukkan ke dalam koper berwarna merah muda atau pink dan dibawa ke Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua pelaku sempat membawa koper yang berisikan potongan tubuh Rinaldi ke mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Indomaret Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Sepasang kekasih itu menggasak semua uang milik Rinaldi.
 
Setelah mengambil uang, kedua pelaku membeli pisau pemotong daging di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka kemudian pergi ke Graha Cijantung, Jakarta Timur, untuk membeli emas.
 
"Baru mereka memesan kamar di Apartemen Kalibata City, mereka bawa koper pertama yang sudah (berisi potongan tubuh) dimutilasi ke tower Ebony nomor 16 dan ditaruh di balkon," ucap penyidik.

Selanjutnya, kedua pelaku pergi ke Mitra 10, Jakarta Pusat. Dia membeli gergaji dan cat putih untuk menutupi noda darah di dinding kamar yang berada di Apartemen Pasar Baru Mansion.
 
"Setelah itu membeli koper warna hitam di Pasar Senen, Jakarta Pusat," sebut penyidik.
 
Kedua pelaku kembali ke Apartemen Pasar Baru Mansion. DAF mengecat tembok dan LAS membersihkan noda darah di atas kasur.
 
"Keesokan harinya tersangka melakukan mutilasi kedua pada 13 September 2020," ujar penyidik.
 
Baca: 6 Fakta Baru Kasus Mutilasi di Apartemen Terkuak
 
Proses mutilasi dimulai dengan memotong selangkangan kiri Rinaldi. Potongan itu dimasukkan ke dalam plastik hitam yang ditaburi kopi dan ditutupi rapat menggunakan lakban.
 
"Lalu lengan sebelah kanan dimutilasi oleh tersangka DAF, dilanjut lengan sebelah kiri. Lalu bagian tubuh yang terakhir dimutilasi adalah bagian leher," beber penyidik.

Pelaku kemudian memasukkan potongan tubuh Rinaldi ke ransel. Pelaku juga menaburkan kopi dan menyemprotkan pengharum ruangan ke potongan tubuh Rinaldi untuk menyamarkan bau mayat.
 
Koper hitam dan ransel itu dibawa ke Apartemen Kalibata City. Sebelum ke Apartemen Kalibata City, kedua pelaku mampir di Graha Cijantung untuk menjual emas yang baru dibeli pada 12 September 2020.
 
Keduanya juga mampir di Garage Motor Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka membeli Yamaha N-MAX. Setelah itu mereka pergi ke Jatinegara untuk membeli bed cover, bantal, dan guling.
 
"(Bed cover, bantal, dan guling) Digunakan untuk mengganti yang di Apartemen Pasar Baru Mansion," ucap penyidik
 
Kedua pelaku meletakkan koper hitam dan ransel di Apartemen Kalibata City. Mereka mengganti bantal, guling, dan bed cover di Apartemen Pasar Baru Mansion pada Rabu, 16 September 2020.
 
Kedua pelaku kemudian ditangkap di Perumahan Permata Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Rabu, 16 September 2020. Motif pembunuhan ini karena ingin menguasai harta benda korban.
 
Sepasang kekasih itu dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan Berat, dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka terancam hukuman mati.
 
(AZF)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif