ACT. ilustrasi/Medcom.id
ACT. ilustrasi/Medcom.id

Total 300 Rekening ACT di 41 Bank Diblokir

Siti Yona Hukmana • 07 Juli 2022 17:23
Jakarta: Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali memblokir rekening organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Total 300 rekening ACT diblokir hingga Kamis, 7 Juli 2022.
 
"Saat ini PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki ACT, yang tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK)," kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Juli 2022. 
 
Ivan juga menelusuri transaksi dari Indonesia dan ke luar negeri baik uang keluar dan masuk dalam rekening tersebut. Penelurusan transaksi dilakukan periode 2014-Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diketahui terdapat dana masuk yang bersumber dari luar negeri sebesar total Rp64.946.453.924 dan dana keluar dari Indonesia sebesar total Rp52.947.467.313," beber Ivan. 
 

Baca: Wagub Minta ACT di Jawa Barat Ditutup


Ivan mengatakan PPATK memberi perhatian khusus terkait indikasi penyalahgunaan dana bantuan kemanusiaan yang dikelola ACT. Tindakan dilakukan sesuai kewenangan yang dimiliki berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPY), serta Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kewenangan PPATK.
 
"PPATK dapat melakukan penelusuran atau melakukan analisis dan pemeriksaan terhadap permasalahan yang menarik perhatian masyarakat serta diduga adanya pelanggaran terhadap perundang-undangan," ungkap Ivan. 
 
Menurut dia, penghimpunan dan penyaluran bantuan harus dikelola dan dilakukan secara akuntabel, serta dengan memitigasi segala risiko. Baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana kemanusiaan.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif