Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan pers di depan awak media, Senin,14 September 2020. Foto: Antara/Dian Hadiyatna
Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan pers di depan awak media, Senin,14 September 2020. Foto: Antara/Dian Hadiyatna

Mahfud MD Pastikan Penusuk Syekh Ali Jaber Diadili

Nasional penikaman Ali Jaber
Antara • 17 September 2020 04:38
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan penikam Syekh Ali Jaber, Alpin Adrian, akan diadili. Dia menepis spekulasi yang berkembang di masyarakat bila pelaku kemungkinan besar tidak diadili karena sakit jiwa.
 
"Itu tidak benar, pemerintah transparan dan akan meneruskan kasus ini ke pengadilan," kata Mahfud melalui siaran pers, Rabu, 16 September 2020.
 
Menurut dia, pemerintah melalui Polri sudah bersikap bila pelaku akan dibawa ke pengadilan bersadarkan actus reus atau tindakan yang sudah nyata. Soal sakit jiwa atau tidak, hakim yang menentukan. Hakim kemungkinan akan meminta dokter memeriksa pelaku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Polisi tidak akan menghentikan karena alasan sakit jiwa. Soal itu biar nanti di pengadilan saja advokat yang mendampingi membela apakah ia sakit jiwa atau tidak," tegas dia.
 
Mahfud tidak ingin ada spekulasi lagi yang menyebut pemerintah menutup-tutupi kasus tersebut. Pasalnya, pemeriksaan polisi juga transparan serta proses hukum berjalan terus.

"Presiden (Joko Widodo) tadi pagi juga memerintahkan kepada saya agar BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Polri, dan BIN (Badan Intelijen Nasional) menyelidiki semua kasus penyerangan kepada ulama yang dulu-dulu, apakah ada pola yang sama," jelas Mahfud.
 
Baca: Penyerang Berencana Membunuh Syekh Ali Jaber
 
Syekh Ali Jaber ditusuk saat menghadiri pengajian dan wisuda tahfiz Al-Qur'an di Masjid Falahudin, Tanjung Karang Barat, Lampung, Minggu, 13 September 2020. Akibat serangan itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di lengan kanan.
 
Ulama asal Madinah, Arab Saudi, itu secara pribadi tidak menuntut pelaku. Dia menyerahkan segalanya kepada sistem peradilan.
 
(OGI)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif