Ilustrasi KPK. Foto: MI.
Ilustrasi KPK. Foto: MI.

KPK Selisik Kongkalikong Waskita Karya Lewat Staf Keuangan

Nasional waskita karya Korupsi di PT Waskita Karya
Juven Martua Sitompul • 11 Desember 2019 11:58
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil staf keuangan Divisi II PT Waskita Karya, Wagimin. Dia diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya.
 
“Yang bersangkutan diperiksa buat melengkapi berkas penyidikan tersangka FR (Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Febri tak mengungkap hal-hal yang bakal digali penyidik dari Wagimin. Kuat dugaan Wagimin mengetahui banyak ihwal praktik kotor di Waskita Karya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fathor Rachman ditetapkan tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Fathor Rachman dan Yuly Ariandi diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor melaksanakan pekerjaan fiktif pada 14 proyek PT Waskita Karya.
 
Poyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek-proyek yang sebenarnya dikerjakan perusahaan lain dibuat seolah-olah dikerjakan empat perusahaan fiktif.
 
Keempat perusahaanitu diugatidak mengerjakan sesuai kontrak. Namun, PT Waskita Karya tetap membayar pada perusahaan subkontraktor tersebut.
 
Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu mengembalikan uang pada sejumlah pihak. Termasuk, Fathor Rachman dan Yuly Ariandi.
 
Negara disinyalir merugi Rp186 miliar. Perhitungan tersebut merupakan jumlah pembayaran dari PT Waskita Karya kepada perusahaan-perusahaan subkontraktor pekerjaan fiktif.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif