Ilustrasi KPK. Foto: MI.
Ilustrasi KPK. Foto: MI.

KPK Periksa Staf Keuangan Waskita Terkait Proyek Fiktif

Faisal Abdalla • 16 Oktober 2019 12:42
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil staf keuangan Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Wagimin. Dia akan diperiksa terkait korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya.
 
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019.
 
KPK turut memanggil empat orang karyawan Waskita. Keterangan mereka dibutuhkan guna melengkapi berkas perkara kasus ini.
 
Fathor Rachman ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Fathor Rachman dan Yuly Ariandi diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek PT Waskita Karya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek yang telah dikerjakan perusahaan lain dibuat seolah-olah akan dikerjakan empat perusahaan yang telah teridentifikasi.
 
Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana tertuang dalam kontrak. Namun, PT Waskita Karya tetap melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut.
 
Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu kemudian mengembalikan uang kepada sejumlah pihak. Termasuk, Fathor Rachman dan Yuly Ariandi.
 
Negara merugi hingga Rp186 miliar terkait kasus ini. Jumlah itu merupakan total pembayaran dari PT Waskita Karya kepada perusahaan subkontraktor pekerjaan fiktif. 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif