Ilustrasi KPK. Foto: MI.
Ilustrasi KPK. Foto: MI.

KPK Telisik Kongkalikong 14 Proyek Fiktif Waskita Karya

Nasional Korupsi di PT Waskita Karya
Juven Martua Sitompul • 09 Oktober 2019 19:46
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya. Salah satu yang didalami ihwal kongkalikong proyek-proyek tersebut.
 
Penyidik memeriksa satu karyawan PT Waskita Karya bernama Sigit Purwanto hari ini. Sigit diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.
 
“Penyidik mendalami keterangan saksi terkait proses pembuatan, pembayaran dan pertanggungjawaban kontrak fiktif pada proyek-proyek di PT Waskita Karya,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fathor Rachman ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar. Fathor Rachman dan Yuly Ariandi diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek PT Waskita Karya.
 
Ke-14 poyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek-proyek yang sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lain dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang telah teridentifikasi.
 
Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Namun, PT Waskita Karya tetap melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut.
 
Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu mengembalikan uang kepada sejumlah pihak. Termasuk, Fathor Rachman dan Yuly Ariandi.
 
Negara disinyalir mengalami kerugian hingga Rp186 miliar. Perhitungan tersebut merupakan jumlah pembayaran dari PT Waskita Karya kepada perusahaan-perusahaan subkontraktor pekerjaan fiktif tersebut.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif