Sidang kasus dugaan korupsi Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk Teddy Tjokrosapoetro. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Sidang kasus dugaan korupsi Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk Teddy Tjokrosapoetro. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Teddy Tjokro Menyangkal Keterkaitan Transaksi Saham dengan Kasus ASABRI

Fachri Audhia Hafiez • 06 April 2022 21:21
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Teddy Tjokrosapoetro, menyangkal memiliki akun pada PT Reliance Sekuritas Indonesia. Akun itu diduga digunakan untuk bertransaksi saham.
 
Awalnya, mantan Head Risk Management PT Reliance Sekuritas Indonesia, Bernadus Ali Tereng, mengaku mengetahui adanya pembukaan akun atas nama Teddy. Namun, dia tidak kenal Teddy secara pribadi, hanya sebagai nasabah.
 
"Saya hanya mengetahui mengenai terdakwa yang merupakan nasabah sejak bulan April 2019," kata Bernadus saat persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 6 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Teddy membantah memiliki akun di PT Reliance Sekuritas Indonesia. Dia mengeklaim tidak tahu soal pembukaan akun Teddy di perusahaan sekuritas tersebut.
 
"Tidak tahu ada pembukaan akun pada Reliance," ucap Teddy.
 
Baca: Peran Tersangka Rennier di ASABRI Diselisik Lewat Karyawan Danareksa
 
Pada persidangan tersebut, Teddy juga memperlihatkan dokumen terkait suspend saham Rimo. Surat tersebut diterbitkan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Februari 2020.
 
"Suspend saham Rimo yang dijatuhkan oleh BEI atas dasar perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan rujukan surat dari Jampidsus," ujar Teddy.
 
Surat itu ditunjukkan karena salah satu saksi yakni Direktur Utama Asia Raya Kapital, Tri Agung Winantoro, tidak tahu mengenai adanya surat suspend tersebut. Pasalnya, saham Rimo dalam perkara ini diduga berkaitan dengan transaksi investasi pada reksa dana PT ASABRI.
 
Teddy yang juga merupakan Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk itu meyakini bahwa tidak ada benang merah keterangan saksi dengan kasus ASABRI. Hal itu ditegaskan oleh penasihat hukum Teddy, Genesius.
 
"Tidak ada satupun keterangan dari saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dari manajemen investasi yang mengatakan adanya keterlibatan terdakwa dalam kerugian negara dari ASABRI," kata Genesius.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif