Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Lempar Gudang Rokok, 4 Ibu Rumah Tangga di Lombok Ditahan

Nasional perusakan kriminalitas kejaksaan agung
Siti Yona Hukmana • 23 Februari 2021 08:43
Jakarta: Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah menahan empat ibu rumah tangga. Mereka diduga melakukan tindak pidana perusakan gudang tembakau di Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Keempat ibu rumah tangga itu ialah Hultiah, Nurul Hidayah alias Inaq Alpi, Martini alias Inaq Abi, dan Fatimah alias Inaq Ais. Para tersangka bersama barang bukti telah diserahkan penyidik Polres Lombok Tengah ke Kejari Lombok Tengah untuk menjalani persidangan.
 
"Hakim Pengadilan Negeri Praya yang menetapkan penahanan rumah tahanan (rutan) terhadap para terdakwa selama paling lama 30 hari sejak Rabu, 17 Februari 2021 sampai 18 Maret 2021," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangan tertulis, Selasa, 23 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berkas perkara tahap pertama diserahkan penyidik Polres Lombok Tengah pada 28 Januari 2021. Berkas itu dinyatakan lengkap atau P21 pada 3 Februari 2021.
 
Polres Lombok Tengah menghadapkan keempat tersangka beserta barang bukti ke Kejari Lombok Tengah sekitar pukul 10.00 WITA, Selasa, 16 Februari 2021. Saat penyerahan itu juga terdapat surat kesehatan yang menyatakan para tersangka sehat.
 
"Setelah melakukan pemeriksaan tahap II oleh jaksa penuntut umum, (keempat tersangka) berbelit-belit dan tidak kooperatif, sempat diberikan kesempatan untuk berdamai melalui upaya restoratif justice namun ke empat tersangka tetap menolak," ungkap Leonard.
 
Leonard mengatakan tidak ada keluarga maupun penasihat hukum yang mendampingi keempat tersangka. Mereka juga tidak pernah membawa anak-anak di ruangan penerimaan tahap II Kejari Lombok Tengah.
 
"Sudah ditunjuk penasihat hukum oleh JPU, namun para tersangka menolak penunjukan tersebut dan akan menunjuk penasihat hukum sendiri di persidangan," ucap Leonard.
 
Baca: Bus TransJakarta Dilempari Batu di Halte SMK 57 Jakarta
 
Keempat tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengeroyokan. Ketentuan itu dapat menjadi dasar penahanan terhadap keempat tersangka.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif