Fajar Firdaus, pembunuh Bella Oktaviani (tengah menghadap belakag) -- MTVN/Arga Sumantri
Fajar Firdaus, pembunuh Bella Oktaviani (tengah menghadap belakag) -- MTVN/Arga Sumantri

Cerita saat Bella Meregang Nyawa

Arga sumantri • 04 Agustus 2016 15:35
medcom.id, Jakarta: Bella Oktaviani meregang nyawa di tangan Fajar Firdaus, pria yang check in bareng dengannya di Hotel Sentra Boutique, Cipulir, Jakarta Selatan. Sebelum dibunuh, Bella dan Fajar sempat berhubungan badan laiknya suami istri sebanyak dua kali.
 
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKB Eko Hadi Santoro menjelaskan, perkenalan Fajar dan Bella dimulai dari Facebook. Keduanya intensif berkomunikasi setahun terakhir di jagat maya.
 
(Baca: Pembunuh Mengenal Bella dari Facebook)

Suatu ketika, tambah Eko, Bella mengaku kepada Fajar tak memiliki uang. Fajar, bak pahlawan, menjanjikan sejumlah uang pada Bella. Syarat, Bella bersedia diajak bertemu.
 
Awalnya, keduanya sepakat bertemu di Slipi, Jakarta Barat, pada 1 Agustus 2016. Tapi, lokasi kemudian digeser ke Hotel Sentra Boutique, Cipulir.
 
Sesuai kesepakatan, Bella dan Fajar untuk pertama kalinya bertemu di Hotel Sentra Boutique, pukul 23.00 WIB. Mereka lalu masuk kamar nomor 301.
 
"Pelaku menggunakan KTP korban untuk check in," ungkap Eko di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2016).
 
Fajar rupanya sudah membawa amunisi buat 'bersenang-senang' dengan Bella. Pemuda pekerja serabutan itu membawa beberapa minuman keras. Dia berniat membuat Bella mabuk.
 
Tanpa curiga, Bella termakan bujuk rayu Fajar. Dua sejoli itu pun berhubungan badan laiknya suami istri.
 
Saat rehat berhubungan badan, Bella mendapati ada pesan masuk di telepon genggam Fajar. Pesan itu dari seorang perempuan.
 
"Korban cemburu, akhirnya keduanya bertengkar," tambah Eko.
 
(Baca: Cemburu Sebabkan Bella Meregang Nyawa)
 
Keributan itu, lanjut Eko, berujung pada kekerasan. Fajar kalap. Dia mencekik dan membekap Bella hingga lemas.
 
Cerita saat Bella Meregang Nyawa
Fajar saat digelandang polisi -- MTVN/Arga Sumantri
 
Mendapati teman kencannya terkulai tak bergerak, Fajar meninggalkan gadis 20 tahun begitu saja pada Selasa, 2 Agustus 2016, pukul 03.00 WIB. Ia melenggang keluar hotel sambil membawa telepon genggam dan uang Rp600 ribu milik Bella.
 
"Saat itu (pelaku) belum tahu kalau korban sudah tewas. Tahunya hanya pingsan lemas," kata Eko.
 
Siang harinya, Bella ditemukan meregang nyawa tanpa busana dalam kamar hotel. Ia ditemukan pertama kali oleh petugas hotel pada pukul 14.00 WIB.
 
Saat itu, petugas hotel hendak mengecek penghuni kamar lantaran sudah lewat dari waktu check out. Tapi, dia malah menemukan wanita terbujur kaku dengan posisi badan telungkup.
 
Fajar Sering Menjerat Wanita Melalui Facebook
Hasil pemeriksaan polisi, diketahui si pelaku doyan mengencani wanita. Dia kerap menggunakan jejaring sosial Facebook buat mencari wanita dan bisa ditiduri.
 
(Baca: Pembunuh Bella Doyan Menjaring Wanita)
 
Fajar juga diketahui sudah dua kali menikah. Tapi, dua kali pula dia bercerai. Padahal, umur Fajar masih 23 tahun.
 
Selain meniduri, Fajar juga selalu mencari celah buat menggasak barang milik korbannya. Makanya, dia biasa membuat mangsanya mabuk dan tidak sadarkan diri.
 
Fajar tak berkutik saat dicokok petugas dikawasan Bekasi, Jawa Barat, Rabu 3 Agustus. Atas perbuatannya, polisi menjerat Fajar dengan pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan dengan kekerasan yang menyebabkan orang lain tewas. Fajar terancam dipenjara maksimal 15 tahun. Polisi juga menjerat Fajar dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NIN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>