Jiwasraya/MI/Ramdani
Jiwasraya/MI/Ramdani

Eks Direktur Heran Jiwasraya Bisa Gagal Bayar

Fachri Audhia Hafiez • 03 September 2020 19:59
Jakarta: Eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (AJS) Harry Prasetyo heran perusahaan pelat merah tersebut bisa mengalami gagal bayar pada 2018. Menurut dia, kondisi keuangan perseroan masih baik pada 2017.
 
"Terjadi gagal bayar itu tadi tanggung jawab semua ada di AJS. Kenapa gagal bayar. Itu aneh," ujar Harry dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 3 September 2020.
 
Harry menjelaskan, pada akhir 2017 nilai aset PT AJS mencapai Rp45 triliun dengan nominal kas mencapai Rp4 triliun. Tingkat kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban atau risk based capital (RBC) bahkan mencapai 200 persen.

Sedangkan kondisi itu berbeda pada 2008 atau saat Harry Prasetyo menjadi pegawai PT AJS. Neraca keuangan perseroan tercatat minus Rp6,7 triliun atau dalam kondisi kesulitan keuangan setara dengan nilai aset Rp5 triliun.
 
Harry mengaku selama masuk jajaran direksi, PT AJS tidak mengalami masalah investasi. Semua tata kelola atau governance perusahaan diklaim sudah tertata dengan baik.
 
 
Halaman Selanjutnya
"Kami di bawah Prudential (PT…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan