Anak dari Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan di PN Jakarta Selatan. (Foto: Medcom.id/Kautsar Wibowo)
Anak dari Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan di PN Jakarta Selatan. (Foto: Medcom.id/Kautsar Wibowo)

Atiqah Hasiholan Menjaminkan Diri untuk Ratna Sarumpaet

Nasional Kabar Ratna Dianiaya
Kautsar Widya Prabowo • 28 Februari 2019 13:20
Jakarta: Anak dari Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan, menjaminkan diri untuk ibunya. Menyusul, permintaan kuasa hukum Ratna kepada majelis hakim untuk menjadikan kliennya tahanan rumah.
 
"Saya dan kakak saya (Fathom Saulina Adi menjaminkan diri)," ujarnya saat meninggalkan ruang persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 28 Februari 2019.
 
Atiqah mengatakan tawaran tersebut merupakan salah satu dukungan dari keluarga. Terlebih dia memang kerap mengunjungi ibunya di tahanan Polda Metro Jaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bentuk dukungan untuk orang yang kita sayangi kita kasih semuanya," tuturnya.
 
Sebelumnya, kuasa hukum Ratna Sarumpaet Desmihardi meminta kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, agar kliennya menjadi tahan rumah. Hal tersebut, dilandaskan beberapa faktor, salah satunya kesehatan.
 
"Kami mengajukan permohonan untuk pengalihan penahanan dari Polda Metro Jaya menjadi tahanan rumah," ungkap Desmihardi.
 
Baca juga:Ratna Sarumpaet Memohon Jadi Tahanan Rumah
 
Kondisi kesehatan Ratna yang diklaim menurun akibat usia menjadi salah satu faktor. Desmihardi juga memastikan Ratna tidak akan melarikan diri, merusak, atau bahkan menghilangkan barang bukti serta berjanji tak mengulangi perbuatannya.
 
"Bahwa terdakwa adalah perempuan lemah yang saat ini usianya 69 tahun. Sangat rentan sakit, terbukti terdakwa harus diperiksa di Dokkes Polda Metro Jaya, tentu akan memperburuk kondisi kejiwaannya," tuturnya.
 
Ratna menjadi tersangka karena menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang saat berada di Bandara Husen Sastranegara Bandung, pada Selasa, 21 September 2018. Namun, polisi menemukan pada tanggal itu, Ratna sedang dirawat usai operasi plastik di Jakarta.
 
Mantan juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet, didakwa menyebarkan berita bohong kepada masyarakat. Dia mengaku dipukuli seseorang hingga wajahnya babak belur di Bandung, Jawa Barat.
 
Baca juga:Ratna Sarumpaet Pertama Kali 'Mengadu' Dianiaya ke Asisten
 
Jaksa penuntut umum (JPU) Payaman menyebut Ratna mengaku pergi ke Bandung pada 21 September 2018. Namun, dia sejatinya tidak ke Bandung, melainkan ke Rumah Sakit Khusus (RSK) Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menjalani operasi muka.
 
"Ternyata terdakwa tidak ke Bandung tapi ke RSK, operasi perbaikan muka atau tarik muka atau pengencangan kulit muka sebagaimana dijadwalkan dokter," kata JPU pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis, 28 Februari 2019.
 
Atas kebohongannya, ia dikenakan Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif