Lima anggota kelompok John Kei dan YBR yang merupakan bagian kelompok AM Kei ditangkap. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Lima anggota kelompok John Kei dan YBR yang merupakan bagian kelompok AM Kei ditangkap. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

5 Anggota Kelompok John Kei Ditangkap, 7 Buron

Nasional penganiayaan pembunuhan John Kei
Siti Yona Hukmana • 26 Juni 2020 15:49
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap lima anggota kelompok John Kei yang menjadi tersangka dugaan percobaan pembunuhan. Kelimanya terlibat dalam kerusuhan dan penyerangan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, dan perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten.
 
"Kita sekarang berhasil mengamankan lima, masih ada tujuh daftar pencarian orang (DPO) lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2020.
 
Lima tersangka yang ditangkap bagian 12 orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kedua belas anak buah John Kei memiliki peran masing-masing di empat titik penyerangan yang diperintahkan John Kei.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelima tersangka yang ditangkap yakni SR alias Teco (T). Anak buah John Kei yang tinggal di Pondok Gede ini menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Rabu, 24 Juni 2020, sekitar pukul 14.00 WIB.
 
"T ini masuk dalam klaster Kosambi. Dia sembunyi di rumah pamannya di Depok, merasa tidak tenang dia menyerahkan diri. Dia adalah pembacok korban meninggal dunia Yustus Corwing dan korban luka berat Angky," ujar Yusri.
 
Baca: Anggota AM Kei Terlibat dalam Aksi Brutal John Kei
 
Tersangka T dijerat Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 170 Ayat (2) ke- 2e dan Ke-3e KUHP dan atau Pasal 169 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951. T terancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.
 
MSR alias Melky terlibat dalam kepemilikan senjata api jenis pistol merek Baretta MOD 92FS beserta empat butir peluru. Senjata api itu disimpan John Kei.
 
"MSR mengaku membeli senpi dari tersangka Artur (DPO) senilai Rp3 juta yang digunakan untuk melindungi diri apabila ada ancaman," ungkap Yusri.
 
Polisi mendapati senjata api itu setelah menggeledah kediaman John Kei pada Sabtu, 20 Juni 2020. MSR ditangkap berbekal keterangan John Kei. MSR dijerat Pasal 1 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951. Dia terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
 
WL, FGU, dan VHL ditangkap sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu, 24 Juni 2020, di Kampung Simpang Desa Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Ketiga tersangka merupakan bagian dari 25 orang yang membuat kerusuhan di rumah Nus Kei di perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu siang, 21 Juni 2020.
 
Baca: Peran 3 Anak Buah John Kei yang Ditangkap di Cianjur
 
WL terlibat dalam aksi penembakan yang mengenai korban salah tembak, Andreansah, pengemudi ojek online. FGU berperan membawa bensin dan golok. Bahan bakar itu dibawa dalam dua bungkus plastik dengan ukuran 1 liter.
 
"Plastik berisi bensin itu dilempar ke depan rumah Nus Kei, dan golok digunakan untuk menghancurkan kaca depan yang membuat retak," ucap Yusri.
 
Sementara, VHL berperan sebagai sopir mobil fortuner hitam. Petugas menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan tiga tersangka di Cianjur.
 
Barang bukti yang diamankan berupa senjata api jenis revolver warna silver, tiga peluru, tiga sepatu, dan dua celana jeans.WL, FGU, dan VHL dijerat Pasal 169 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
 

(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif