Mantan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (tengah) didampingi kerabat saat akan menjalani proses rehabilitasi di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta. (Foto: MI/Bary Fathahilah)
Mantan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (tengah) didampingi kerabat saat akan menjalani proses rehabilitasi di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta. (Foto: MI/Bary Fathahilah)

Pemasok Sabu Andi Arief Masih Diburu

Lukman Diah Sari • 08 Maret 2019 13:34
Jakarta: Polisi menyatakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief hanya sebagai pengguna narkoba lantaran tak ditemukan barang bukti saat penggerebekan. Kini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkotika masih mencari pemasok sabu untuk Andi. 
 
"Jaringan masih didalami. Hasil konfirmasi terakhir masih didalami siapa pemasoknya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. 
 
Dedi menegaskan perkara hukum Andi di kepolisian sudah final. Lagipula, Andi tengah menjalani proses rehabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). 

"Mengenai urutan rehab sana, (BNN) yang paling kompeten menjelaskan. Jadi kasusnya di polisi sudah selesai," ujarnya.
 
Dalam masa rehab, Andi dikenakan wajib lapor setidaknya seminggu sekali. Diperkirakan, dia akan menjalani masa rehab jalan ini dalam kurun enam bulan.
 
Baca juga: Hasto Tak Terima Rocky Gerung Hina Pahlawan
 
Andi ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat pada Minggu, 3 Maret 2019. Dia diringkus karena diduga mengonsumsi narkoba.
 
Dari penggerebekan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti meliputi seperangkat alat untuk menggunakan sabu alias bong. Andi Arief positif mengonsumsi sabu setelah menjalani tes urine.
 
Sejak Senin, 4 Maret 2019, Andi menjalani pemeriksaan di BNN. Sedianya, pemeriksaan medis dilakukan selama enam hari. Namun, Selasa, 5 Maret 2019 malam, Andi diperbolehkan pulang ke rumah setelah melengkapi proses administrasi.
 
Baca juga: Nasib Andi Arief Tergantung SBY
 
Andi dikabarkan mengundurkan diri dari Demokrat lantaran kasus ini. Dia sudah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat saat dijenguk Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachlan Nasidik.
 
Rachland segera menyampaikan surat pengunduran diri itu kepada Ketua Umum Demokrat SBY yang saat ini sedang berada di Singapura mendampingi sang istri, Ani Yudhoyono, yang sedang sakit. DPP Partai Demokrat juga masih mempertimbangkan pengunduran diri Andi Arief.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>