Halte Bus TransJakarta Sarinah hangus dibakar pengunjuk rasa penolak pengesahan UU Cipta Kerja di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Halte Bus TransJakarta Sarinah hangus dibakar pengunjuk rasa penolak pengesahan UU Cipta Kerja di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

5.918 Orang Ditangkap Terkait Demo UU Ciptaker, 98 Ditahan

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 12 Oktober 2020 18:38

"Kemudian sesuai perintah undang-undang, perintah Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis bahwa pelaku diproses dan tidak dilakukan penangguhan penahanan diproses lanjut sampai ke pengadilan," tegas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
 
Argo menjelaskan demo dilakukan dari Senin, 5 Oktober, dan puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020. Unjuk rasa itu disebut ditunggangi kelompok anarko yang menimbulkan korban baik orang maupun fasilitas.
 
Argo memerinci sejumlah dampak dari demo berujung ricuh itu. Anggota Polrestabes Surabaya mengalami luka-luka akibat dilempar batu. Hal serupa juga terjadi di Polrestabes Semarang. Korban yang dilempar batu polisi wanita (polwan) yang tengah mengamankan demo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mana ada demo pakai batu, ini pengunjuk rasa yang anarki," tutur dia.
 
Baca: Pascademo UU Cipta Kerja, 1.000 Polisi Jalani Rapid Test
 
Kemudian dampak terhadap fasilitas yakni pos polisi dan halte bus TransJakarta dirusak hingga dibakar. Mobil dinas kepolisian diinjak-injak hingga rusak. Mobil pelat merah yang tengah parkir juga menjadi korban amukan.
 
"Yang saya sesali ini ada juga ambulans untuk mengangkut orang sakit dirusak juga, nanti bagaimana kalau ada yang sakit, anggota atau massa yang sakit bagaimana bawa ke rumah sakit," imbuh dia.
 
(OGI)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif