Ilustrasi gedung KPK/Medcom.id/Candra.
Ilustrasi gedung KPK/Medcom.id/Candra.

Bupati Kuansing Tebar Duit ke BPN untuk Urus HGU Sawit

Nasional KPK BPN Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi Bupati Kuansing Andi Putra OTT Bupati Kuansing
Candra Yuri Nuralam • 04 November 2021 14:52
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sepuluh saksi mendalami dugaan suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Rabu, 3 November 2021. Mereka diminta menjelaskan terkait dugaan Bupati nonaktif Kuansing Andi Putra bagi-bagi duit ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membantu PT Adimulia Aglolestari.
 
"Terkait dugaan adanya intervensi tersangka AP (Andi Putra) dalam memberikan izin HGU dengan adanya paket pemberian sejumlah uang dalam bentuk 'fee' dan juga adanya rekomendasi perizinan dari pihak tertentu pada BPN yang tidak selayaknya dijadikan persyaratan pengajuan HGU dimaksud," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 4 November 2021.
 
Ali mengatakan sebanyak sepuluh saksi itu yakni Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kampar, Sri Ambar Kusumawati; Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Riau, Umar Fathoni; Kabid Pengadaan Tanah dan Pengembangan pada Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Riau, Hermen; dan Kabid Penanganan Masalah dan Pengedalian Pertanahan pada Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Riau, Tarbarita Simorangkir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KPK Periksa Ajudan Bupati Kuansing
 
KPK juga memeriksa Kadis Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli; Analis Pemanfaatan Ruang pada Dinas PUPR, Tarkim dan Pertanahan Provinsi Riau, Febrian Indrawarman; Perekayasa Muda pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau, Anton Suprojo; dan Kasi Survein Pemetaan pada Kantor Pertanahan Kab. Kuantan Singingi, Ruskandi.
 
Kemudian, KPK ikut memeriksa Penata Pertanahan Muda Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Kanwil Pertanahan Provinsi Riau, Masrul; dan Camat Singingi Hilir pada Kab. Kuantan Singingi, Risman Ali.
 
Ali Fikri enggan memerinci lebih jauh pertanyaan penyidik ke saksi untuk menjaga kerahasian proses penyidikan. Lembaga Antirasuah menetapkan dua tersangka terkait OTT di Kuansing, Riau, yakni Bupati Kuansing Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso.
 
 
Halaman Selanjutnya
Kasus ini dimulai saat Sudarso…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif