Konpers penetapan tersangka. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Konpers penetapan tersangka. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Bos Hyundai Tersangka Suap Bupati Cirebon

Nasional OTT Bupati Cirebon
Candra Yuri Nuralam • 15 November 2019 18:24
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan General Manager Hyundai Engineering Construction Herry Jung dan Direktur PT King Properti Sutikno tersangka kasus suap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra. Keduanya diduga memberikan hadiah buat Sunjaya.
 
"Dua orang tersangka ini diduga memberi hadiah atau janji kepada Sunjaya selaku Bupati Cirebon periode 2014 sampai 2019 terkait dengan perizinan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 15 November 2019.
 
Herry Jung diduga memberi suap Rp6,04 miliar dari janji awal Rp10 miliar. Fulus diberikan buat mempermudah perizinan PT Cirebon Energi Prasarana pada pekerjaan PLTU 2 di Kabupaten Cirebon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemberian uang tersebut dilakukan dengan cara membuat surat perintah kerja fiktif dengan PT Milades Indah Mandiri, jadi seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultasi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak Rp10 miliar," ujar Saut.
 
Saut mengatakan uang diberikan secara tunai lewat perantara beberapa kali. Sementara, Sutikno diduga memberikan suap Rp4 miliar.
 
Uang diberikan buat memuluskan izin PT King Properti. Pemberian uang disetorkan melalui ajudan Sunjaya pada 21 Desember 2018.
 
"Sutikno diduga membawa uang secara tunai dari Karawang kemudian disetorkan di Cirebon," beber Saut.
 
Penetapan kedua tersangka berdasarkan pemeriksaan 32 saksi. Saksi mulai dari ketua DPRD Kabupaten Cirebon, pejabat di SKPD Kabupaten Cirebon dan pihak swasta.
 
Keduanya disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif