Fayakhun Sebut Idrus dan Yorrys Ikut Terima Duit Bakamla

Damar Iradat 18 Oktober 2018 03:13 WIB
suap di bakamla
Fayakhun Sebut Idrus dan Yorrys Ikut Terima Duit Bakamla
Mantan anggota DPR Fayakhun Andriadi (tengah). Foto: MI/Pius Erlangga.
Jakarta: Terdakwa Fayakhun Andriadi menyebut sejumlah politikus Partai Golkar ikut menerima uang dari kasus suap proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Di antaranya yakni Idrus Marham dan Yorrys Raweyai.

Fayakhun awalnya mengakui dirinya menerima uang Rp12 miliar dari proyek Bakamla. Namun, uang itu tak ia pakai sendiri.

"Uang itu sudah habis dipakai. Semua ada nama di sini  (yang menerima uang)," kata Fayakhun sambil menunjukkan daftar catatan penerima uang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Oktober 2018.


Baca juga: Fayakhun Terima Rp12 Miliar

Jaksa lantas mengonfirmasi apakah dalam daftar nama tersebut terdapat nama Idrus Marham yang saat itu menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar. Fayakhun mengamini jika terdapat nama Idrus dalam daftar tersebut.

Fayakhun juga akhirnya menyerahkan daftar pihak-pihak yang ikut menerima uang dari proyek Bakamla. Selain Idrus, dalam daftar itu juga ada nama Yorrys Raweyai.

"Mereka mengakui menerima uang tetapi tidak mau mengembalikan. Kecuali Yorrys Raweyai dan Idrus Marham tidak mengakui menerima uang," tegas Fayakhun.

Baca juga: Fayakhun Bantu Proyek Bakamla untuk Modal Politik

Dalam kesaksiannya, Fayakhun juga mengakui telah mengembalikan uang Rp2 miliar ke KPK. Hal itu disebut sebagai itikad baik karena ingin mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

"Ada pun saya mengirimkan ke KPK Rp2 miliar itu iktikad saya karena saya ajukan JC. Kalau rugikan negara saya tidak mau. Saya menyesali perbuatan saya," ujarnya.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id