Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Idham Azis. ANT/Wahyu Putro.
Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Idham Azis. ANT/Wahyu Putro.

Presiden Ultimatum Kapolri Segera Umumkan Penyerang Novel

Nasional novel baswedan
Damar Iradat • 10 Desember 2019 10:45
Jakarta: Kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diklaim menemui titik terang. Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras kepada Novel.
 
"Saya tidak bicara masalah bulan, kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu (hitungan) hari," kata Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.
 
Jokowi telah mendapatkan laporan lengkap dari Idham pada Senin, 9 Desember 2019. Kepala Negara menyebut terdapat perkembangan signifikan dalam kasus penyiraman air keras itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak mau memberikan waktu panjang seperti sebelumnya.Jokowi tak ingin kasus ini berlarut.
 
"Saya bilang secepatnya, segera diumumkan," kata Jokowi.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi memberi waktu satu bulan kepada Idham Azis mengungkap dalang penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Jokowi ingin kasus itu segera tuntas.
 
"Saya sudah sampaikan ke Kapolri baru, saya beri waktu sampai awal Desember," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, 1 November 2019.
 
Jokowi beberapa kali memberi penambahan waktu kepada Korps Bhayangkara mengusut kasus Novel. Jokowi sempat memberikan waktu tambahan tiga bulan sejak Polri membentuk tim khusus pada Juli 2019.
 
Tapi tak ada titik terang kasus Novel hingga masa kerja tim khusus selesai pada 31 Oktober 2019. Di sisi lain, kepolisian selalu mengeklaim sudah ada perkembangan signifikan.
 
Dua orang tak dikenal menyiram air keras kepada Novel pada Selasa, 11 April 2007. Aksi itu dilakukan saat Novel pulang dari Masjid Jami Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai menjalani salat Subuh.
 
Novel dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading Jakarta Utara kemudian dirujuk ke Jakarta Eye Center di Menteng, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Novel menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura pada 12 April 2017.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif