Ratusan Nelayan dan warga pulau di Makassar menghadang kapal pengeruk pasir, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 4 Juli 2020. Muhammad Syawaluddin.
Ratusan Nelayan dan warga pulau di Makassar menghadang kapal pengeruk pasir, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 4 Juli 2020. Muhammad Syawaluddin.

12 Orang Ditangkap Terkait Pelemparan Bom Molotov Kapal Pengeruk Pasir

Nasional nelayan penambangan pasir
Fachri Audhia Hafiez • 13 September 2020 12:02
Jakarta: Polisi Perairan dan Udara (Polariud) Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap 12 orang di perairan Makassar. Mereka diduga terlibat pengadangan serta perusakan kapal Queen of The Netherlands milik PT Boskalis International Indonesia.
 
"Kita menyayangkan ada masyarakat yang harus diproses hukum," ujar Kabid Humas Polariud Sulsel Kombes Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 September 2020.
 
Namun, Tompo tak memerinci 12 orang yang ditangkap pada Sabtu, 12 September 2020 itu. Ia mengungkapkan peristiwa berawal saat kapal Queen of The Netherlands bertolak dari Makassar New Port menuju titik lokasi quarry di Taka Copong, Kabupaten Takalar, Sulsel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapal didatangi beberapa nelayan dan aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Mereka meminta kapal menghentikan kegiatan pengerukan pasir dengan melempari batu dan bom molotov.
 
Pihaknya menerima informasi kurang lebih 20 perahu katinting dan tiga perahu jolloro melakukan aksi itu. Bagian kapal Queen of The Netherlands yakni kabel peneumatic listrik dan beberapa kabel lain yang tersambung ke drag head rusak.
 
"Aksi menimbulkan kebakaran di beberapa titik. Mereka juga melakukan pemotongan kabel listrik peneumatic yang kapal tidak bisa melakukan pengerukan di satu sisi," ujar Tompo.
 
Selanjutnya, tim intel dan kapal taktikal menuju ke lokasi pengerukan atau 11 mil Barat Daya dari Pulau Kodingareng. Tompo mengeklaim pedemo kepergok tengah mengejar dan merusak kapal Queen of The Netherlands.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif