Tersangka kasus mutilasi pria di Kalibata City, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Tersangka kasus mutilasi pria di Kalibata City, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Masih Cari Alat Mutilasi Rinaldi

Nasional penemuan mayat kasus mutilasi pembunuhan Mutilasi Rinaldi
Siti Yona Hukmana • 18 September 2020 10:11
Jakarta: Polisi belum menemukan alat pemotong yang dipakai tersangka LAS, 27; dan DAF, 26, dalam kasus mutilasi Rinaldi Herley Wismanu (RHW), 32. Peralatan ini sejatinya menjadi alat bukti untuk menguatkan penyidikan terhadap pelaku.
 
"Pisau dan gergaji sampai saat ini masih kita cari," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 18 September 2020.
 
Menurut dia, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menginterogasi kedua pelaku. Sepasang kekasih itu mengaku membuang pisau dan gergaji di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dibuang ke dalam tong sampah." ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.
 
Rinaldi dibunuh di Apartemen Pasar Baru Mansion pada Rabu, 9 September 2020. Sebelumnya, pegawai perusahaan kontraktor PT Jaya Obayashi itu berkenalan dengan LAS di aplikasi pencarian jodoh Tinder.
 
Rinaldi dan LAS bertemu di Apartemen Pasar Baru Mansion. Saat korban dan LAS berhubungan, DAF yang bersembuyi di dalam kamar mandi keluar dan memukul kepala korban dengan batu bata hingga tiga kali.

"Lalu menusuk korban sebanyak tujuh kali hingga meninggal dunia," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Nana Sudjana, Kamis, 17 September 2020.
 
Setelah itu, kedua pelaku memutilasi korban menggunakan pisau dan gergaji. Aksi itu dilakukan untuk menghilangkan jejak pembunuhan.
 
"Ini perbuatan yang sangat keji karena dipotong menjadi 11 bagian dan bagian-bagian tubuh itu dimasukkan ke kresek (kantong plastik), dimasukkan ke dua koper, dan satu ransel," ujar Nana.
 
Jasad korban kemudian disimpan di lantai 16 Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Rencananya, korban dikuburkan di belakang rumah kontrakan di Perumahan Permata Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
 
Baca: Pelaku Mutilasi Berniat Kuburkan Korban di Rumah Kontrakan
 
Namun, kejahatan pelaku terendus. Kedua pelaku diringkus di rumah kontrakan yang disewa menggunakan uang korban pada Rabu, 16 September 2020.
 
Motif pembunuhan ini karena ingin menguasai harta benda korban. Kedua pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan Berat, dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Sepasang kekasih itu terancam hukuman mati.
 
(OGI)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif