Eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Medcom.di/Candra Yuri Nuralam
Eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Medcom.di/Candra Yuri Nuralam

Jaksa Beberkan Kerja Sama Romy-Lukman Soal Intervensi Jabatan

Nasional OTT Romahurmuziy
Fachri Audhia Hafiez • 06 Januari 2020 23:11
Jakarta: Terdakwa kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenang), M Romahurmuziy, diyakini terbukti melakukan intervensi bersama mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Intervensi dilakukan guna meloloskan Haris Hasanuddin dalam seleksi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenang Jawa Timur.
 
"Terdapat kerjasama yang dilakukan antara Terdakwa bersama dengan Lukman. Kerjasama tersebut di wujudkan dengan adanya perbuatan berbagi peran yang dilakukan oleh terdakwa bersama dengan Lukman sehingga terwujudnya suatu delik," kata jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nur Haris Arhadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 6 Januari 2020.
 
Dalam amar tuntutannya, pasal suap atau pasal pokok yang dilanggar mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, yakni Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dikaitkan dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP berbunyi "Dihukum seperti pelaku dari perbuatan yang dapat dihukum barang siapa yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut melakukan".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam dakwaan Romi, Lukman disebut membantu pencalonan Haris. Padahal, Haris tak memenuhi syarat untuk mengisi jabatan Kakanwil Kemenag Jawa Timur.
 
Persyaratan posisi tersebut ialah calon pendaftar tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin pegawai negeri sipil (PNS) selama lima tahun terakhir. Sedangkan, Haris pernah dijatuhi sanksi disiplin PNS berupa penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun
 
Menurut jaksa peran Lukman sebagai pemegang kekuasaan di Kemenang berperan penting terkait seleksi tersebut. Selain itu, Romy sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dan satu partai dengan Lukman, diyakini mampu melakukan serangkaian tindakan intervensi.
 
"Kemudian Lukman melakukan serangkaian tindakan untuk dapat meloloskan dan melantik Haris menjadi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur," ujar Nur.
 
Jaksa juga menemukan fakta pemberian sejumlah Rp255 juta dari Haris kepada Romy. Uang itu diduga sebagai hadiah atas lolosnya Haris dalam seleksi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.
 
Uang Haris juga mengalir ke Lukman sebesar Rp70 juta. Fulus diterima secara bertahap melalui Herry Purwanto selaku ajudan Lukman.
 
Romy dan Lukman diyakini mengetahui dan menghendaki serta menyadari perbuatan rasuah tersebut. Namun, keduanya dinilai tetap melakukan perbuatan tersebut serta saling membagi peran satu sama lain, sehingga mewujudkan sempurnanya delik.
 
"Maka ketentuan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang 'penyertaan' (deelneming) telah terbukti," ujar Nur.
 
Dalam kasus ini, Romy dituntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider lima bulan kurungan.
 
Romy dinilai terbukti menerima hadiah atau suap dari Haris Hasanuddin total Rp325 juta. Kemudian dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Muafaq Wirahadi sebesar Rp91,4 juta.
 
Dalam perkara menerima suap dari Haris, Romy dinilai terbukti melanggar dakwaan pertama alternatif kedua. Romy dinilai terbukti melanggar Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 
Kemudian di dakwaan kedua alternatif kedua, yakni menerima suap dari Muafaq, Romy dinilai terbukti melanggar Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif