Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau 61,2 Persen

Nasional Virus Korona covid-19
Antara • 15 Oktober 2020 12:37
Pekanbaru: Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Riau menyatakan, sebanyak 6.512 pasien positif covid-19 sembuh. Tingkat kesembuhan mencapai 61,2 persen dari total kasus terkonfirmasi.
 
"Semoga tren kesembuhan pasien terus meningkat," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, di Pekanbaru, Riau, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Secara akumulatif jumlah kasus covid-19 di Riau 10.637 orang. Pasien yang melakukan isolasi mandiri 2.779 orang (26,1 persen) dan yang dirawat di rumah sakit 1.104 orang (10,4 persen). Sementara itu, kasus kematian ada 242 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tingkat kematian mencapai 2,3 persen," katanya.
 
Baca:Konferensi Kebencanaan Internasional Bakal Bahas Penanganan Pandemi
 
Sekitar 50 persen kasus positif covid-19 berada di Kota Pekanbaru, yakni 5.392 orang. Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan sembuh 2.695 orang. Tingginya jumlah kasus di Pekanbaru membuat daerah itu masih berada di zona merah.
 
Zona merah lainnya adalah Kabupaten Kampar dengan jumlah kasus 1.030 orang dan yang sudah sembuh 758 orang. Kemudian Kota Dumai dengan 962 kasus positif dan jumlah pasien sembuh 766 orang.
 
Zona merah lainnya adalah. Kabupaten Siak dengan kasus positif 959 orang dan kasus kesembuhan ada 750 orang. Satgas Covid-19 Riau terus berupaya untuk menekan tingkat penyebaran virus dan menurunkan angka kematian dengan meningkatkan angka kesembuhan.
 
Baca:IDI Sebut 9 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 Selama Oktober
 
Mimi mengatakan, Riau masih mengalami tren kenaikan jumlah kasus baru. Tercatat hingga pertengahan Oktober ada 3.014 kasus baru.
 
Riau mengalami lonjakan kasus sejak Agustus, yang mencapai 1.480 kasus pada Juli hanya 218 kasus. Kemudian melonjak lagi pada September dengan penambahan 5.699 kasus baru.
 
Ia menerangkan, terus berupaya menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, pelacakan terhadap kasus baru dan kontak erat terus dilakukan dengan melakukan uji usap (swab).
 
"Secara akumulatif, jumlah spesimen yang telah diperiksa mencapai 115.028. Pada 14 Oktober jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 1.588 dan orang yang diperiksa 1.046 orang," katanya.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif