Kepala BNPB Doni Monardo. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Kepala BNPB Doni Monardo. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Konferensi Kebencanaan Internasional Bakal Bahas Penanganan Pandemi

Nasional Virus Korona penanggulangan bencana Mitigasi Bencana
Nur Azizah • 15 Oktober 2020 12:03
Jakarta: Indonesia bersama 193 negara lainnya bakal mengikuti konferensi Global Platform for Disaster Risk Reduction pada 2022. Ada empat tema yang akan dibahas dalam forum dua tahunan itu.
 
"Tentu (penanganan pandemi) masuk bahasan ya. (Ancaman) bencana ini kan kita kategorikan paling tidak ada empat klaster," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo usai rapat Global Platform for Disaster Risk Reduction secara virtual, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Klaster pertama adalah geologi dan vulkanologi. Ancaman bencana ini berupa gempa dan letusan gunung api. Kemudian, klaster hidrometeorologi yang bersifat kering. Misalnya, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sudah pernah alami karhutla yang cukup besar pada 2015, sehingga sebabkan kerugian ekonomi mencapai US$16,1 miliar. Sebuah angka yang sangat besar sekali," ujarnya.
 
Indonesia juga mengalami ancaman yang sama pada tahun lalu. Namun, luas lahan yang terbakar berkurang dari 2,6 juta hektare menjadi 1,6 juta hektare.
 
"Sejuta hektare bisa ditekan. Ini peran serta seluruh komponen baik pemerintah pusat, daerah, relawan, serta TNI-Polri di daerah," ucapnya.
 
Baca: Jokowi Bakal Terbitkan Perpres Konferensi Kebencanaan Internasional
 
Klaster ketiga, hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, dan abrasi pantai. Ancaman terjadi setiap tahun dan banyak memakan korban.
 
Terakhir, klaster bencana non-alam. Salah satu bentuk bencana non-alam, yakni pandemi covid-19.
 
"Nanti panitia akan berkoordinasi dengan pihak PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) untuk membahas studi kasus negara mana yang diberikan kesempatan untuk sampaikan langkah penanganan yang telah dilakukan, sehingga memberikan keberhasilan dalam kendalikan wabah covid," ujarnya.
 
Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction pada 2022. Acara tersebut akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center pada 23-28 Mei 2022.
 
Acara tersebut akan dihadiri 5 ribu-7 ribu peserta yang berasal dari 193 negara. Anggaran yang diusulkan sekitar US$ 5,9 juta atau Rp87 miliar.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif