Gus Samsudin saat mendatangi Mapolda Jatim. (Medcom.id/Amal)
Gus Samsudin saat mendatangi Mapolda Jatim. (Medcom.id/Amal)

Berita Populer Daeran

Samsudin Akui Bukan Gus Anak Kiai, Indra Kenz Didakwa Money Laundering

Meilikhah • 13 Agustus 2022 07:58
Jakarta: Sejumlah peristiwa terjadi sepanjang Jumat, 12 Agustus 2022, dan terangkum dalam kanal Daerah, medcom.id. 
 
Peristiwa-peristiwa itu di antaranya polemik gelar 'Gus' yang disandang Pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati, Samsudin. Yang bersangkutan mengaku bukan anak kiai dan mendapatkan gelar gus secara instan.
 
Kemudian ada pula kasus penipuan investasi Binomo yang menyeret Indra Kesuma alias Indra Kenz. 'Crazy Rich' Medan itu didakwa melakukan pencucian uang hasil 'main trading' Binomo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut ulasannya.
 
1. Gus Dadakan, Samsudin Akui Dirinya Bukan Gus Anak Kiai
 
Pimpinan Padepokan Nur Dzat Sejati, Samsudin, ternyata bukan anak dari seorang kiai. Dia pun mengklarifikasi terkait panggilan 'Gus' oleh orang-orang terhadap dirinya.
 
"Nama Gus sendiri di dalam orang Jawa, Gus itu anak laki-laki, cah bagus yang artinya anak baik," kata Samsudin di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Panggilan Gus terhadap Samsudin sebelum menarik perhatian dan kecaman dari berbagai pihak, dimulai GP Ansor hingga PWNU Jatim. Dua organisasi sayap NU itu mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadao Kiai dan Gus dadakan.
 
Selengkapnya, di sini
 
2. Indra Kenz Didakwa 3 Pasal Sekaligus
 
Indra Kesuma alias Indra Kenz, terdakwa kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo menjalani sidang perdana. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang itu diikuti terdakwa secara virtual.
 
Dakwaan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tangerang Selatan, Suwardi, Tommy Detasatria, Faidul Alim Romas, dan Agung Susanto. Indra Kenz didakwa melanggar pasal terkait informasi dan teknologi elektronik, penipuan, dan tindak pidana pencucian uang. 
 
"Terdakwa kami dakwa dengan pasal 45 tentang informasi dan teknologi elektronik, pasal 378 tentang penipuan, dan pasal 3 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. Jadi ancaman hukumannya 20 tahun penjara," ujar JPU Kejari Tangerang Selatan Suwardi di ruang sidang utama PN Tangerang, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Selengkapnya, di sini
 
3. Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makan Identik dengan Kedua Tersangka
 
Polrestabes Makassar, Polda Sulawesi Selatan, akhirnya mendapatkan hasil tes deoxyribose-nucleic acid (DNA) atas tujuh janin yang disimpan di dalam kotak makan yang ditemukan di indekos wilayah setempat. Semua sampel janin identik dengan kedua pelaku yakni SN dan NM.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak, mengatakan hasil tes DNA tersebut diterima oleh pihaknya dari Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Senin, 8 Agustus 2022.
 
"Iya sudah keluar (hasil tes DNA). Beberapa hari lalu," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Selengkapnya, di sini
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif