ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Populer Daerah, Pengganda Uang Pakai Jenglot Hingga Penganiaya Kucing Terancam Pidana

Nasional penipuan Kekerasan di Sekolah Vaksinasi covid-19 Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Daerah
Lukman Diah Sari • 23 Maret 2021 07:40
Jakarta: Sejumlah berita di daerah pada Senin, 22 Maret 2021, menyita perhatian publik. Pertama, penganiaya kucing di Serpong terancam pidana.
 
Kedua, pengganda uang pakai jenglot di Bekasi ditangkap. Ketiga, ialah kegiatan vaksinasi di Sumenep disetop sementara.
 
Berikut tiga berita populer di daerah, Senin, 22 Maret 2021:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Polisi Tangkap Pria pengganda Uang Pakai Jenglot di Bekasi
 
Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi telah menangkap pelaku yang diduga mampu menggandakan uang, di kediamannya Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
 
"Sudah dijemput langsung oleh petugas dari Polres Metro Bekasi semalam," kata Ketua RT 01 Kelurahan Bahagia Mubaidi, di Bekasi, Senin, 22 Maret 2021.
 
Identitas sang pengganda uang terungkap, usai munculnya postingan video menggandakan uang yang membuat jagat media sosial menjadi ramai. Diketahui pemeran pria berambut gondrong di video itu bernama Herman atau dikenal dengan sebutan ustaz Herman.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
2. Penganiaya Kucing di Serpong Terancam Pidana
 
Polsek Serpong telah meminta klarifikasi dari pihak Sekolah Solideo berinisial FY dan M yang sebelumnya berseteru terkait dugaan penganiayaan terhadap hewan, kucing. Pelaku penganiayaan kucing terancam pidana.
 
"Kami sudah melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan saudara F, dan saksi M dan W," kata Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi dikonfirmasi, Senin 22 Maret 2021.
 
Dia menerangkan, terduga pelaku penganiaya kucing berinisial FY dapat dijerat tindak pidana ringan terkait penyiksaan hewan. Penganiayaan dilakukan kepala rumah tangga sekolah tersebut, pada 9 Maret 2021.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
3. Puskesmas di Sumenep Setop Sementara Vaksinasi Covid-19
 
Puskesmas Pandian, Kecamatan Kota, Sumenep, Jawa Timur, sejak 19 Maret 2021, menangguhkan semua vaksinasi covid-19. Lantaran kehabisan stok vaksin.
 
"Ketersediaan (vaksin) sejak Senin kita sudah menipis, hari Kamis ada pasokan ke Puskesmas Pandian, hanya 16 vial. Hari itu juga habis untuk vaksinasi," ucap Kepala Puskesmas Pandian, Achmad Syamsuri, Senin, 22 Maret 2021.
 
Karena vaksin sudah habis, pihaknya mengentikan sementara pelayanan vaksinasi dosis kedua dengan sasaran pelayan publik. Jumlah sasaran yang ditangguhkan sekitar 434 orang.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif